DetailNews.id, Tarakan — Serikat Pemuda Jawa (SPJ) Provinsi Kalimantan Utara memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-4 dengan menggelar acara syukuran yang dirangkaikan dalam kegiatan Autofest Seri 4 di Bandara Juwata, Kota Tarakan, Jum’at (30/1/26) malam.
Mengusung semboyan “Sembodo Ing Karyo, Memayu Hayuning Bawono”, peringatan ini menjadi momentum konsolidasi pemuda Jawa untuk memperkuat persatuan, kolaborasi, serta kontribusi nyata dalam pembangunan Kalimantan Utara.
Ketua SPJ Kalimantan Utara, Wiwit Susanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan seluruh paguyuban Jawa, para sesepuh, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah yang hadir.
“Empat tahun ini menjadi perjalanan penuh kebersamaan. Semoga SPJ terus membawa keberkahan, tetap guyup rukun, bersatu, dan berkolaborasi membangun Kota Tarakan, kabupaten-kabupaten, hingga Kalimantan Utara,” ujar Wiwit.
Ia menegaskan bahwa SPJ hadir sebagai wadah pemuda yang menjunjung persatuan lintas paguyuban serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Acara tersebut turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Kaltara Supa’ad Hadianto, SE., Kepala Kesbangpol Kota Tarakan Muhammad Haris, Pakuwaja Provinsi Kaltara, perwakilan berbagai paguyuban FKKJ Kaltara Effendhi Djuprianto, Forsija Kaltara, ketua panitia Autofest Seri ke 4, para sesepuh serta tokoh masyarakat lintas generasi.
Dalam sambutannya, Haris mengapresiasi peran SPJ yang dinilai mampu merekatkan hubungan sosial masyarakat Jawa di Kalimantan Utara meski usianya relatif muda.

“Identitas kesukuan dan kepemudaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi potensi sosial dan politik dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. SPJ sudah menunjukkan peran itu,” katanya.
Ia juga mengajak pemuda Jawa untuk terus menjadi pelopor persatuan, menjaga kondusivitas Kota Tarakan, dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ucapan selamat juga disampaikan Supa’ad Hadianto, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Kaltara. Menurut Supa’ad, pemuda memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan dan pembangunan daerah.
“Di usia keempat ini, saya berharap SPJ semakin solid dan konsisten mengambil peran strategis dalam pembangunan Kalimantan Utara,” ujar Supa’ad.
Ia menekankan pentingnya nilai kearifan yang tercermin dalam spirit SPJ “Teteg, Madeg, Mantep, Sembodo Ing Karyo, Mbangun Kaltara”, sebagai pedoman pemuda untuk bergerak maju dengan sikap teguh, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Nilai-nilai itu harus diwujudkan melalui karya nyata, pengabdian sosial, serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Supa’ad yang juga menjabat Ketua Pakuwaja Kota Tarakan pada periode ke II tahun 2005-2010.
Peringatan HUT ke-4 SPJ Kaltara ini diharapkan menjadi penguatan kolaborasi antarorganisasi kepemudaan dan paguyuban, sekaligus mempertegas posisi Serikat Pemuda Jawa dalam menjaga persatuan dan membangun Kalimantan Utara yang harmonis dan berdaya saing.
Peliput: Raden







