Rabu, Januari 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNewsGubernur Sulut Kembalikan Semangat Pacuan Kuda Tompaso Lewat New Year Cup 2026

Gubernur Sulut Kembalikan Semangat Pacuan Kuda Tompaso Lewat New Year Cup 2026

DetailNews.id, Sulut – Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling memimpin kembalinya tradisi pacuan kuda di Tompaso, Minahasa, melalui lomba New Year Cup 2026. Event ini sekaligus menjadi momentum pelestarian budaya, pengembangan olahraga, dan dorongan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sejarah mencatat, kuda pertama kali dibawa oleh kolonial Belanda ke Tompaso dan dipelihara untuk keperluan sehari-hari. Sejak tahun 1880 hingga 1960, lomba pacuan kuda mulai menjadi tradisi di masyarakat setempat, sebagaimana tertuang dalam buku sejarah lokal karya H.M. Taulu. Saat ini, pacuan kuda di Tompaso tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari perayaan komunitas, seperti HUT Minahasa dan acara New Year Cup.

Untuk melestarikan tradisi ini, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling (YSK) kembali memacu semangat berkuda dengan menggelar Lomba Pacuan Kuda New Year Cup 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Barat, Sabtu (3/1/2026).

YSK mengungkapkan, semangatnya menghidupkan kembali tradisi ini berawal dari kunjungannya ke venue pacuan kuda. “Saya baru pertama kali melihat antusiasme masyarakat Sulawesi Utara terhadap pacuan kuda. Jujur, saya kaget. Awalnya saya datang hanya untuk melihat fasilitas venue yang ada di sini,” ujar YSK saat menghadiri pembukaan lomba yang diikuti ratusan joki lengkap dengan atribut berkuda.

Sebagai bentuk dukungan, gubernur yang mengenakan kemeja kotak-kotak, jeans biru dongker, sepatu boots, dan topi koboi ini turut menambah semarak suasana, disambut tepuk tangan meriah dari penonton. Ia menegaskan bahwa pacuan kuda di Tompaso memiliki potensi untuk menarik perhatian regional dan internasional. “Saya kasih tahu kepada penonton semua, pacuan kuda se-Asia nantinya bisa berbondong-bondong datang ke sini,” kata YSK optimis.

Gubernur juga mengajak masyarakat Sulut, khususnya Tompaso, untuk bersama-sama menjaga dan merawat kuda pacu serta fasilitas olahraga. “Sulut sedang ditantang untuk segera naik kelas sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan besar. Mari kita tunjukkan keramahan kita sebagai tuan rumah yang baik,” ajaknya.

YSK berharap, event seperti New Year Cup 2026 tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mendorong kebangkitan pariwisata dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Selain itu, Pemprov Sulut juga telah mengalokasikan anggaran signifikan untuk perbaikan dan peningkatan sarana-prasarana olahraga di berbagai daerah.

Pacuan kuda New Year Cup 2026 di Tompaso menjadi simbol kuat pelestarian budaya, olahraga, dan pariwisata, sekaligus menegaskan komitmen Sulut untuk terus mengangkat potensi lokal ke panggung nasional maupun internasional.*

Peliput : Dade Paputungan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments