DetailNews.id, Yogyakarta -Libur panjang hari pekan peringatan Isra’ Mi’raj 2026 pernah hari ini Sabtu (17/1/2026), Stasiun Yogyakarta mencatat akan melayani sebanyak 25.911 pelanggan terdiri dari 10.088 penumpang yang berangkat dan 15.833 penumpang yang tiba.
Angka-angka ini masih dinamis atau bergerak karena pembelian tiket masih terus berjalan hingga jelang keberangkatan KA terakhir pada tengah malam nanti. Calon penumpang diimbau untuk terus memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau website kai.id, dan dapat memanfaatkan fitur Connecting Train untuk alternatif relasi keberangkatan KA jika tiket pada relasi yang diinginkan telah habis.
“Jika dibandingkan dengan hari biasa yang rata-rata memberangkatkan 8.000 penumpang, hari ini di Stasiun Yogyakarta ada peningkatan hingga 26%. Untuk mengakomodir peningkatan penumpang ini, Daop 6 Yogyakarta sudah menjalankan 4 KA Tambahan dilayani di Stasiun Yogyakarta yakni KA Tambahana. Yogyakarta-Gambir, KA Batavia, KA Sancaka, dan KA Gajayana Tambahan,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
Feni menambahkan, Stasiun tujuan favorit para penumpang dari Solo Balapan antara lain Gambir, Pasarsenen, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang.
Daop 6 terus mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan jauh-jauh hari dengan memesan tiket KA melalui aplikasi resmi KAI yaitu Access by KAI atau channel eksternal lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI.
Feni menyampaikan, bahwa secara kumulatif, Daop 6 Yogyakarta hari ini melayani sebanyak 46.869 penumpang, yang terdiri dari 20.547 penumpang berangkat dan 26.322 penumpang turun.
“Jumlah total ini menunjukkan peningkatan sebesar 18% dibandingkan hari biasanya dimana Daop 6 melayani rata-rata total 40.000 penumpang,” sebut Feni.
Masyarakat kembali diimbau untuk mengatur jam keberangkatan dari rumah menuju stasiun agar dapat berangkat tepat waktu dan tidak ketinggalan KA. Masa liburan yang sudah dimulai berdampak pada kepadatan lalu lintas atau adanya pengaturan arus lalu lintas yang berdampak pada kepadatan jalan raya sehingga masyarakat diimbau untuk berangkat lebih awal menuju stasiun.
Peliput : Muhammad







