Senin, Januari 19, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaKaltaraNatal IKAT Sektor 5 Tarakan, 700 Jemaat Rayakan Kebersamaan

Natal IKAT Sektor 5 Tarakan, 700 Jemaat Rayakan Kebersamaan

DetailNews.id, Tarakan — Sekitar 700 jemaat Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Sektor 5 Juata Permai menghadiri Perayaan Natal, yang digelar dengan khidmat di Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPSI) El-Shaddai 4, Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Minggu (18/1/2026).

Perayaan Natal IKAT Sektor 5 tahun ini mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Natal merupakan momentum iman atas kehadiran Allah yang membawa keselamatan, pengharapan, dan pemulihan, khususnya bagi keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

Ketua Panitia Natal IKAT Sektor 5, Meston Lubis, mengatakan perayaan Natal dapat terlaksana berkat kebersamaan seluruh warga IKAT, meskipun panitia menghadapi keterbatasan anggaran. Dari kebutuhan dana yang direncanakan sebesar Rp36 juta, dana yang berhasil dihimpun hingga hari pelaksanaan mencapai sekitar 70 persen.

“Puji Tuhan, meski dengan keterbatasan, melalui kebersamaan dan doa, perayaan Natal ini tetap bisa terlaksana,” ujar Meston.

Ketua IKAT Sektor 5 Juata Permai, Semuel S. Pabebang, S.Pd, menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan panggilan untuk menghidupi nilai persatuan dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“Keselamatan yang Allah hadirkan harus kita wujudkan dengan hidup bersatu, berjalan bersama, dan saling peduli sebagai satu keluarga,” kata Semuel.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan para penarik dana yang selama sekitar satu bulan berupaya menyukseskan Natal bersama. Menurutnya, memasuki tahun 2026, kebersamaan warga IKAT perlu terus diperkuat agar organisasi semakin solid.

Sementara itu, Sekretaris IKAT Kota Tarakan, Yulianus Bassi, S.Sos, menyebut IKAT tetap aktif menjalankan perannya sebagai organisasi sosial dan kerohanian. Ia menilai perayaan Natal serta berbagai kegiatan sosial menjadi bukti keberlangsungan organisasi di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Pengurus IKAT Sektor 5 Juata Permai yang dinilai mampu menjadi contoh kemandirian dan kebersamaan.

“IKAT adalah organisasi sosial. Sosial berarti memberi, bukan selalu menerima. Kita patut bangga sebagai orang Toraja karena mampu berdiri di atas kaki sendiri dan memberi manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.

Yulianus berpesan bahwa nilai iman, persatuan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab dalam keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera di Kota Tarakan.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments