Rabu, Januari 21, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaAsahanDLH Asahan Cek Lokasi Kandang Bebek di Tanjung Alam, Pemilik Diminta Perbaiki...

DLH Asahan Cek Lokasi Kandang Bebek di Tanjung Alam, Pemilik Diminta Perbaiki Tata Kelola

DetailNews.id, Asahan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Asahan menindaklanjuti keluhan warga terkait aroma menyengat yang diduga berasal dari kandang dan tempat pemotongan bebek milik D. Simbolon di Dusun 4, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap. Tim DLH langsung turun ke lokasi, Selasa (20/1).

Berdasarkan pantauan, tim DLH awalnya mendatangi kantor Desa Tanjung Alam untuk menerima penjelasan dari Kepala Desa Tanjung Alam terkait keluhan warga. Lasmi, Kepala Desa Tanjung Alam, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Informasi terkait keluhan warga di Dusun 4 mengenai arom menyengat dari kandang dan tempat pemotongan bebek milik D. Simbolon benar,” jelas Lasmi.

Lasmi menambahkan bahwa pihak desa sebelumnya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi sebagai bentuk respon awal terhadap keluhan masyarakat.

Setelah menerima penjelasan dari Kepala Desa dan Kepala Dusun 4, tim DLH kemudian bergerak menuju lokasi kandang dan tempat pemotongan bebek. Ilham, anggota tim DLH, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan arahan kepada pemilik usaha.

“Setelah melakukan cek lokasi, pemilik kandang dan tempat pemotongan bebek kita arahkan untuk mengurus izin dan segera memindahkan tempat pemotongan bebek tersebut ke lokasi lain agar warga sekitar tidak terganggu akibat aroma bau yang menyengat,” jelas Ilham.

Selain itu, Ilham juga mengingatkan agar pengelolaan kandang dan tempat pemotongan dilakukan secara higienis untuk mengurangi dampak lingkungan dan kesehatan warga.

“Nantinya, kita akan melakukan inspeksi kembali ke lokasi ini untuk mengetahui apakah pihak pemiliknya mengikuti saran dan arahan yang kami berikan,” tambah Ilham.

Terkait adanya surat pernyataan keberatan dari warga, Ilham berharap Pemerintah Desa Tanjung Alam segera menggelar pertemuan dengan pemilik usaha untuk mencari solusi terbaik.

“Hal tersebut bertujuan agar mencari solusi terhadap persoalan yang dialami oleh sejumlah warga di Dusun 4 Desa Tanjung Alam,” kata Ilham.

Sementara itu, D. Simbolon selaku pemilik kandang dan tempat pemotongan bebek berjanji akan memperbaiki tata kelola secara higienis dan mengikuti arahan yang diberikan DLH.

Sebelumnya, sejumlah warga Dusun 4 Desa Tanjung Alam mengeluhkan bau menyengat yang dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan, karena kandang bebek yang menampung ratusan ekor bebek diduga tidak dikelola secara higienis.

Peliput : Deddy Siregar

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments