Minggu, Januari 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaJatengRumor Pemdes Ngawen Magelang Tak Dukung KDMP, Sekdes Agus Buka Suara

Rumor Pemdes Ngawen Magelang Tak Dukung KDMP, Sekdes Agus Buka Suara

DetailNews.id, Magelang – Heboh! Pemerintah Desa (Pemdes) Ngawen, Kecamatan Muntilan, Magelang, Jateng dirumorkan enggan mendukung program Koperasi Merah Putih.

Rumor ini beredar kuas di kalangan masyarakat hingga menjadi bahan pembicaraan hangat di warung-warung kopi. Rumor beredar itu tentu punya alasan sendiri mengingat hingga kini Pemdes Ngawen belum membangun gerai dan gudang logistik koperasi gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Berbeda dengan 11 desa dari 12 desa dan satu kelurahan yang ada di Kecamatan Muntilan, yang saat ini sedang menggenjot penyelesaian pembangunan gerai KDMP di desa mereka.

“Desa Ngawen yang belum membangun gerai KDMP bersama Kelurahan Muntilan. Sedangkan 11 desa lainnya saat ini sudah membangun gerai dan pengerjaannya sedang dikebut agar selesai tepat waktu,” kutip komentar sejumlah warga di Ngawen tersebut.

Merespon rumor yang beredar ini, Sekretaris Desa Ngawen, Agus Heri Purwanto yang dikonfirmasi membantah jika Pemdes Ngawen dinilai tidak mendukung KDMP. Rumor yang beredar itu kata Agus sangat tidak sejalan dengan kendala yang pihaknya hadapi.

“Terus terang jika kami dianggap tidak mendukung program nasional termasuk KDMP, tentu keliru. Kami termasuk mendukung KDMP, bahkan kami pernah melayangkan surat dukungan tentang program nasional di maksud,” ujar Sekdes Ngawen di kediamannya.

Agus menjelaskan mengenai alasan kenapa KDMP ini belum bisa direalisasi karena Pemdes Ngawen terkendala dengan lahan. Dikatakannya, Pemdes Ngawen tidak memiliki lahan strategis sebagaimana yang disyaratkan sebagai lahan yang layak digunakan pembangunan gerai.

“Bukannya kami tidak mendukung KDMP. Kami sangat mendukung, tetapi kami ini tidak memiliki lahan yang strategis sesuai petunjuk dan syarat tentang kelayakan pendirian KDMP. Lahan desa yang ada jauh dari jalan umum dan pemukiman warga,” katanya.

Menurut Sekdes Agus, jika gerai ini tetap dibangun di lahan yang jauh dari jalan umum, pemukiman pertanyaannya bagaimana kelanjutan bangunan ini nantinya. Karena jika dibangun di lokasi jauh dari perlintasan warga dan pemukiman, lantas siapa yang mau belanja di sana.

Diakui Agus, Pemdes Ngawen memang memiliki lahan yang strategis dekat dengan jalan umum hanya saja luasannya jadi masalah. Jika lahan yang ada ini bisa ditempati gerai KDMP, tentu boleh-boleh saja tetapi bangunan yang harus menyesuaikan dengan luas lahan.

“Jadi tidak sebaliknya lahan yang menyesuaikan kebutuhan bangunan. Karena lahan yang kami miliki luasnya tidak ada jika harus menyesuaikan dengan luas bangunan KDMP sebagaimana ditentukan oleh pusat,” terang Agus.

Peliput : Muhammad

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments