Selasa, Januari 27, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBulunganHadiri Pelantikan HMI–KOHATI, Gubernur Kaltara Buka Ruang Kritik dan Ajak Kawal Pembangunan

Hadiri Pelantikan HMI–KOHATI, Gubernur Kaltara Buka Ruang Kritik dan Ajak Kawal Pembangunan

DetailNews.id, Tanjung Selor — Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH., M.Hum., menghadiri pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Tanjung Selor, di Auditorium kantor Gubernur Kaltara, Selasa (27/1/2026).

Di kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya peran strategis HMI dan Korps KOHATI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan sumber daya manusia.

Menurutnya, HMI dan KOHATI telah lama terbukti sebagai organisasi kader yang melahirkan generasi muda intelektual, kritis, dan berintegritas. Peran tersebut dinilai sangat relevan bagi Kalimantan Utara yang masih terus berkembang.

“HMI dan KOHATI memiliki posisi strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Karena itu, saya berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan tradisi intelektual, memperkuat kualitas kaderisasi, serta menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujar Zainal.

Ia menegaskan, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu mendorong kemajuan daerah melalui pemikiran kritis yang tetap konstruktif. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, kata dia, selalu membuka ruang dialog dan kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan, termasuk organisasi kemahasiswaan.

“Saya tidak anti kritik. Kritik justru menjadi bagian penting dalam proses pembangunan. Yang terpenting, kritik disampaikan secara objektif dan bertujuan untuk kemajuan bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga menyinggung perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan mahasiswa Kalimantan Utara yang menempuh pendidikan di luar daerah. Ia mengenang kondisi asrama mahasiswa pada awal tahun 2020 yang dinilainya sangat memprihatinkan akibat keterbatasan fasilitas.

“Waktu itu saya sangat sedih melihat kondisi anak-anak kita. Dalam satu ruang kecil, mereka memasak, belajar, dan beristirahat, sementara jumlah mahasiswa mencapai ratusan orang,” ungkapnya.

Seiring waktu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melakukan berbagai pembenahan, mulai dari penyediaan hunian sementara berupa hotel hingga pembangunan dan perbaikan asrama mahasiswa secara bertahap di sejumlah kota studi, seperti Makassar dan Malang.

Zainal menegaskan, mahasiswa Kalimantan Utara yang menempuh pendidikan di luar daerah merupakan aset penting bagi masa depan provinsi tersebut. Ia berharap mereka kelak kembali dan berkontribusi dalam membangun daerah.

“Anak-anak yang kuliah di luar daerah ini adalah investasi masa depan Kalimantan Utara. Dari merekalah nanti akan lahir para pemimpin dan penggerak pembangunan,” kata Zainal.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pengurus HMI dan KOHATI yang baru dilantik untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, menjaga idealisme, serta berkontribusi aktif demi terwujudnya Kalimantan Utara yang makmur dan berkelanjutan.

Peliput: Amin

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments