DetailNews.id, Asahan – Menjelang panen raya pada Februari 2026, Perum Bulog Cabang Kisaran menyatakan kesiapan untuk melakukan penyerapan gabah kering panen (GKP) di wilayah Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Batu Bara.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan Perum Bulog Cabang Kisaran, Zairi, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/1/2026).
“Mendekati panen raya, Perum Bulog siap melakukan penyerapan gabah kering panen di wilayah Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, dan Kota Tanjungbalai,” ujar Zairi.
Penyerapan ini dilakukan berdasarkan arahan Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional dalam Rakortas di Kementerian Pertanian pada 12 Januari 2026. Zairi menjelaskan, sesuai arahan tersebut, Bulog ditargetkan menyerap gabah hasil panen petani sebanyak 4 juta ton dengan harga Rp 6.500 per kilogram.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjaga harga gabah hasil panen tetap stabil sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan,” ungkap Zairi.
Penyerapan GKP dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, antara lain Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Ketahanan Pangan, dan TNI. Zairi berharap program ini dapat berjalan lancar tanpa kendala, serta mendukung kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
“Kami optimistis, dengan sinergi semua pihak, penyerapan gabah kering panen akan berjalan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Peliput : Deddy Siregar







