Selasa, Februari 3, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaHukum & KriminalPolresta Magelang Resmi Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026

Polresta Magelang Resmi Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026

DetailNews.id, Magelang – Polresta Magelang resmi memulai Operasi Keselamatan Candi tahun 2026 sebagai langkah strategis meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dimulainya operasi Keselamatan Candi 2026 ditandai dengan apel gelar pasukan di Halaman Mako Polresta Magelang, Jalan Soekarno – Hatta, Mungkid, Senin (2/2/2026).

Apel dipimpin oleh Plt Wakapolresta Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, serta diikuti personel Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP Pemkab Magelang.

Kompol Eko Mardiyanto mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus memastikan sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan operasi di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Kompol Eko Mardiyanto menegaskan bahwa dinamika permasalahan lalu lintas terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, pertumbuhan penduduk, serta kemajuan era digital di sektor transportasi.

“Permasalahan lalu lintas terus berkembang secara dinamis, seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk. Perkembangan era digital juga membawa perubahan dalam transportasi, sehingga Polri khususnya Satuan Lalu Lintas dituntut untuk terus berinovasi dengan mengedepankan pendekatan Presisi,” ujar Kompol Eko Mardiyanto.

Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 3.592 personel, terdiri dari 279 personel Satgas Polda Jawa Tengah dan 3.313 personel dari satuan wilayah jajaran.

“Operasi ini merupakan kegiatan cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Kami mengedepankan tindakan preemtif, preventif, serta represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” jelasnya.

Kompol Eko juga memaparkan bahwa berdasarkan data kepolisian, jumlah pelanggaran lalu lintas di Jawa Tengah pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, upaya peningkatan kesadaran masyarakat dinilai masih perlu terus ditingkatkan.

“Walaupun data menunjukkan adanya penurunan pelanggaran, tilang, dan teguran, namun masih diperlukan upaya yang lebih intensif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan patuh dalam berlalu lintas,” tegasnya..

Dalam pelaksanaan operasi, penindakan dilakukan melalui ETLE statis dan mobile, serta pemberian teguran. Adapun sasaran operasi meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, kendaraan tidak laik jalan, knalpot tidak sesuai spesifikasi, kebut-kebutan, parkir sembarangan, hingga pengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Lebih lanjut, Kompol Eko Mardiyanto menekankan agar seluruh personel mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional selama operasi berlangsung.

“Keberadaan kita adalah untuk melayani masyarakat. Berikan pelayanan terbaik dengan cara-cara yang humanis, sopan, dan tidak menyakiti, baik melalui ucapan maupun tindakan. Hindari perilaku kontraproduktif yang dapat mencoreng citra Polri,” pungkasnya.

Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026, Polresta Magelang berharap dapat membangun budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Magelang dan Jawa Tengah.

Peliput : Muhammad

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments