DetailNews.id, Yogyakarta – Praktisi hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Musnadi, SH, menyokong pernyataan anggota Komisi V DPR RI, Abdul Hadi yang menyoroti fenomena perangkat desa memilih mengundurkan diri beralih profesi menjadi pekerja program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Langkah yang diambil oleh perangkat desa ini mundur dari jabatan perangkat desa karena bekerja sebagai pelayan MBG jauh lebih menjanjikan masa depan dari pada mengabdi di Pemdes,” kata lawyer asal Yogyakarta ini, Kamis, (5/2/2026).
Bekerja sebagai perangkat selain gaji minum, pengabdian untuk diangkat sebagai PPPK atau ASN juga sejauh ini tidak ada perhatian pemerintah. Sementara itu, bekerja menjadi pelayanan MBG, meski program ini baru setahun berjalan sudah ada titik terang untuk bisa diangkat sebagai PPPK.
Tidak saja, pekerja SPPG juga mendapat gaji yang fantastik jauh lebih tinggi dibanding perangkat desa.
Seperti diketahui, sebelumnya disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI mengakui jika perangkat desa banyak yang mengundurkan diri dari jabatannya dan memilih bekerja di SPPG sebagai pelayan MBG.
Karenanya, anggota DPR RI dari PKS ini mendesak pemerintah agar segera memberikan kepastian status bagi perangkat desa dari Kepala Dusun (Kadus) hingga Kepala Urusan (Kaur) Desa.
Ia menilai perangkat desa merupakan garda terdepan pembangunan, tetapi kondisi kesejahteraan mereka kerap kurang mendapat perhatian, sehingga tidak mengherankan apabila banyak yang memilih mencari pekerjaan lain yang lebih menjamin dikutip dari dpr-go-id, Kamis, (5/2/2026).
Masih menurut Musnadi, fenomena perangkat desa meninggalkan jabatannya perlu segera direspon oleh Menteri Desa Kabinet Merah Putih. Sehingga tidak terjadi kesenjangan di masing-masing Pemdes. Karena jika ini terjadi semua perangkat desa meninggalkan jabatannya, maka pelayanan di masyarakat akan terhambat.
“Kalau saya sepakat kalau perangkat desa ini diperbaiki kesejahteraannya. Karena kalau tidak maka akan berdampak pada pelayanan. Padahal kita tahu kalau perangkat desa ujung tombak pemerintahan,” sebut Musnadi, SH saat menyampaikan statemen kepada detailnews.id melalui sambungan telepon seluler.
Peliput : Muhammad






