Sabtu, Februari 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNewsPLTA Merangin: Debit Danau Kerinci Turun Karena Hujan Minim, Bukan Penarikan Air

PLTA Merangin: Debit Danau Kerinci Turun Karena Hujan Minim, Bukan Penarikan Air

DetailNews.id, Kerinci – Humas PLTA Merangin Hidro Kerinci, Aslori Ilham, memberikan penjelasan terkait turunnya debit air Danau Kerinci pada Kamis (5/2). Penjelasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning yang berlangsung di Aula Hotel Mahkota, Kerinci, bersama wartawan dan perwakilan LSM Kerinci-Sungai Penuh, Jambi.

Aslori menegaskan bahwa penyusutan debit air Danau Kerinci disebabkan oleh rendahnya curah hujan selama bulan Januari, bukan akibat aktivitas operasional PLTA Merangin Hidro.

“Kami bukan membela diri, tetapi itulah kenyataannya, curah hujan menurun drastis,” ujar Aslori.

Ia menambahkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan modifikasi hujan di beberapa daerah. Dalam kasus Danau Kerinci, modifikasi dilakukan untuk menekan turunnya hujan sehingga debit danau ikut berkurang.

Aslori menjelaskan bahwa kebutuhan air PLTA Merangin Hidro mencapai 100 meter kubik per detik. Jika hanya mengandalkan Danau Kerinci, pasokan air akan cepat habis karena kebutuhan PLTA lebih besar dibandingkan kapasitas Sungai Batang Merangin.

“PLTA tidak hanya mengandalkan air Danau Kerinci, tetapi lebih banyak menggunakan air Sungai Batang Merangin,” jelasnya.

Menurut data yang disampaikan manajer PLTA KMH, sekitar 40 persen pasokan air untuk tiga turbin pembangkit berasal dari Danau Kerinci, sedangkan 60 persen sisanya mengalir dari Sungai Batang Merangin. Dengan komposisi tersebut, operasional PLTA tetap stabil meski debit Danau Kerinci menurun.

Menanggapi tudingan sebagian pihak yang menyebut PLTA Merangin sebagai penyebab penyusutan air Danau Kerinci, Aslori menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Data historis menunjukkan bahwa sebelum pembangunan PLTA Merangin Hidro, Danau Kerinci juga pernah mengalami penurunan debit air.

“Penyusutan air Danau Kerinci adalah fenomena alam yang dipengaruhi oleh curah hujan, bukan semata-mata akibat aktivitas PLTA,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut, serta menyadari bahwa pemanfaatan air yang seimbang antara Danau Kerinci dan Sungai Batang Merangin memungkinkan PLTA tetap berjalan efisien tanpa mengganggu ekosistem dan kebutuhan masyarakat setempat.

Peliput : Kamra

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments