DetailNews.id, Bulungan – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (12/02/26), di Aula BKPSDM Bulungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Gerbang Bisa (Gerakan Bulungan Berbahasa Isyarat).
Pelatihan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Faqih Hasan Center sebagai koordinator Tim Gerbang Bisa. Dalam pelaksanaannya, yayasan turut berkolaborasi dengan teman tuli dari berbagai komunitas, termasuk Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) serta pengajar dari SLB Negeri Tanjung Selor sebagai mitra teknis.
Program Gerbang Bisa merupakan salah satu super prioritas Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui program SIAP Pro Lansia dan Disabilitas. Inisiatif ini bertujuan mendorong terciptanya pelayanan publik yang inklusif dengan memperkenalkan bahasa isyarat secara lebih luas di tengah masyarakat, dimulai dari lingkungan ASN.
Pelatihan difokuskan kepada ASN yang bertugas di lini pelayanan langsung kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar bahasa isyarat, etika komunikasi dengan komunitas tuli, hingga simulasi pelayanan publik. Dengan metode tersebut, peserta diharapkan mampu mempraktikkan komunikasi yang ramah disabilitas secara langsung dalam tugas sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menargetkan setiap instansi memiliki ASN yang mampu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, agar lebih efektif, setara, dan tanpa hambatan komunikasi.
Program ini dinilai sebagai wujud komitmen konkret Pemkab Bulungan dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. Ke depan, Yayasan Faqih Hasan Center juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi inklusi sosial melalui Gerbang Bisa dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
Peliput: Amin






