DetailNews.id, Tarakan –Komitmen menjaga akar budaya di tengah arus modernisasi kembali ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, SE., melalui dukungannya pada gelaran Gebyar Budaya hari kedua yang berlangsung di Gita Jalatama Foodcourt, dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu (14/2/26).
Kegiatan yang diinisiasi komunitas warga Jawa dan Pemuda Pakuwaja ini berlangsung meriah dengan penampilan atraktif dari kelompok Reog Turonggo Muda yang sukses memikat perhatian pengunjung.
Legislator dengan tagline “Senantiasa Hadir” tersebut menegaskan bahwa pelestarian seni dan budaya harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, bukan sekadar agenda seremonial.
Menurutnya, kesenian tradisional seperti Reog yang tampil di Kalimantan Utara merupakan simbol identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan.
“Seni dan budaya adalah ruh bangsa Indonesia. Menjaga tradisi agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Supa’ad.
Ia menambahkan, pelestarian budaya tidak hanya berdampak pada penguatan identitas daerah, tetapi juga memiliki efek positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar setiap kegiatan budaya selalu melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurut politisi NasDem tersebut, UMKM merupakan motor penggerak ekonomi kerakyatan yang perlu diberikan ruang dalam setiap kegiatan publik. Melalui Gebyar Budaya ini, pelaku usaha lokal turut mendapatkan kesempatan memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan.
“Pelestarian budaya akan semakin kuat jika diiringi dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat di sekitarnya,” tegasnya.
Selain menguatkan aspek budaya dan ekonomi, Supa’ad juga memanfaatkan momentum kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Ia kembali mengajak seluruh elemen masyarakat menyambut bulan puasa dengan hati yang bersih, penuh syukur, dan semangat kebersamaan.
“Kami berharap semangat kebersamaan dalam Gebyar Budaya ini menjadi energi positif untuk menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan penuh kedamaian,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Tarakan, Aliyas, S.KM, serta mendapat dukungan dari berbagai mitra dan sponsor, di antaranya Mitra Coffee, Honda MMT, PT Smart Finance, dan para pelaku usaha di kawasan Gita Jalatama Foodcourt.
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari panitia pelaksana sebagai bentuk sinergi dalam pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi lokal.
Peliput: Raden






