DetailNews.id, Tolitoli – RSUD Mokopido menargetkan layanan dialisis (cuci darah) mulai beroperasi pada Maret 2026. Layanan ini diperuntukkan bagi pasien dengan diagnosis gagal ginjal, sehingga masyarakat Tolitoli tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan tindakan hemodialisis.
Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Mokopido, Fortinando, menjelaskan bahwa layanan tersebut dapat dioperasikan secara resmi pada Maret mendatang karena dokter yang akan menangani dialisis telah mengikuti program Fellowship Dialisis.
“Dokter yang diutus untuk mengikuti Fellowship Dialisis adalah Dokter Maulana. Pada bulan Maret mendatang beliau telah menyelesaikan studinya,” ujar Fortinando di ruang kerjanya, Rabu (18/2/2026).
Ia menerangkan, Fellowship Dialisis merupakan program khusus bagi dokter spesialis penyakit dalam yang mengikuti studi lanjutan tata laksana penyakit ginjal dengan dialisis tahap dasar selama enam bulan.
Menurut Fortinando, keberadaan dokter dengan sertifikasi Fellowship Dialisis menjadi salah satu syarat utama agar layanan dialisis RSUD Mokopido dapat terintegrasi dan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Dengan terpenuhinya persyaratan kredensial tersebut, rumah sakit dapat mengajukan klaim pembiayaan layanan dialisis ke BPJS, sehingga masyarakat pemegang jaminan kesehatan tidak perlu memikirkan beban biaya pengobatan.
“Itu sebabnya kami sangat menantikan kedatangan Dokter Maulana, karena syarat kredensial di BPJS harus ada dokter Fellowship Dialisis. Setelah itu, pihak RSUD Mokopido dapat mengklaim biaya layanan tersebut ke BPJS,” jelasnya.
Dengan mulai beroperasinya layanan ini pada Maret 2026, masyarakat Kabupaten Tolitoli diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah untuk menjalani cuci darah.
Mengusung semangat “Mesra” Melayani, Empati, Sopan santun, Ramah, dan Amanah RSUD Mokopido berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.
Kehadiran layanan dialisis ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan rujukan di Tolitoli, sekaligus memperkuat kapasitas layanan rumah sakit daerah.
Peliput : Arya






