DetailNews.id, Nunukan – Pengabdianmu di langit perbatasan bukan sekadar tugas, tetapi bentuk dedikasi untuk masyarakat yang bergantung pada setiap penerbangan yang kau jalankan. Tiga tahun melayani rute terpencil, menembus cuaca dan medan berat, adalah bukti ketulusan dalam menjalankan profesi hingga akhir hayat.
Engkau gugur bukan dalam perjalanan biasa, melainkan saat membawa harapan bagi warga Krayan yang menanti pasokan kebutuhan hidup. Di balik deru mesin pesawat dan langit yang tak selalu bersahabat, ada keberanian, tanggung jawab, dan jiwa pengabdian yang tak semua orang mampu jalani.
Kepergianmu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat perbatasan yang selama ini merasakan manfaat dari setiap misi penerbanganmu. Terima kasih atas jasa dan pengabdianmu.
Semoga tenang dalam peristirahatan terakhir, dan segala dedikasi menjadi amal kebaikan yang abadi.






