DetailNews.id, Tarakan – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menegaskan keunggulannya dari operator lain di Indonesia dalam proteksi pelanggan, pada peluncuran paket kuota besar dengan harga terjangkau, sebagai upaya memperluas jangkauan layanan digital sekaligus memudahkan akses teknologi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Hal itu disampaikan Head of Marketing Circle Kalisumapa, Tepi Aditia, saat menjelaskan strategi produk perusahaan pada kegiatan update media sekaligus buka puasa bersama di Cafe Bukit Bintang, Minggu (22/2/26).
Menurut Tepi, paket kuota terjangkau dirancang untuk menjangkau lebih banyak pelanggan seiring meningkatnya kebutuhan akses digital, termasuk di wilayah Kalimantan Utara.
“Tujuan pertama IOH adalah menjangkau lebih luas pelanggan dan memudahkan akses ke berbagai teknologi dengan kuota yang terjangkau,” ujarnya.
Ia mengatakan, kampanye “pilihan bijak” juga diperkenalkan sebagai panduan bagi pelanggan dalam memilih paket sesuai kebutuhan, sehingga penggunaan kuota menjadi lebih efektif dan tidak berlebihan, terutama di kalangan anak muda.
Tak hanya menyediakan kuota internet, paket yang ditawarkan juga mencakup layanan telepon, SMS, hingga akses streaming video dalam satu bundling layanan. Strategi ini disesuaikan dengan tingginya aktivitas digital masyarakat di Tarakan yang aktif menggunakan berbagai aplikasi termasuk penggunaan TikTok, Facebook, dan YouTube.
“Kami melihat masyarakat di Tarakan sangat antusias menggunakan aplikasi digital, sehingga kami menghadirkan paket yang juga mendukung kebutuhan streaming dan komunikasi,” jelasnya.
Dari sisi teknologi, IOH memastikan kecerdasan buatan (AI) telah diterapkan di seluruh jaringan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Teknologi ini mampu mengoptimalkan kapasitas jaringan serta menyesuaikan konsumsi daya secara otomatis berdasarkan pola penggunaan pelanggan.
Head of Technical Circle Kalisumapa Indra, menjelaskan, sistem AI dapat menurunkan konsumsi daya saat trafik rendah dan meningkatkan kapasitas ketika penggunaan data melonjak, sehingga kinerja jaringan tetap stabil dan efisien.
“Dengan penerapan AI di network, performa jaringan menjadi lebih optimal dan efisien, sehingga pengalaman pelanggan tetap terjaga,” jelasnya.
Selain optimalisasi jaringan, IOH juga menghadirkan perlindungan digital berbasis AI melalui fitur anti spam dan scam yang aktif otomatis bagi seluruh pelanggan Tri dan IM3 tanpa biaya tambahan, menjadi yang pertama di Indonesia.
Fitur tersebut diklaim mampu mendeteksi panggilan dan SMS mencurigakan, termasuk pesan serta panggilan melalui aplikasi pesan instan yang terindikasi penipuan.
“Kami bisa mendeteksi spam dan scam tidak hanya di telepon, tetapi juga SMS dan pesan digital. Perlindungan ini berlaku otomatis untuk semua pelanggan,” ujar Indra
IOH juga menyediakan fitur lanjutan seperti SpamScan Plus yang memungkinkan pelanggan melihat detail nomor mencurigakan beserta indikasi modus penipuan sebelum merespons panggilan.
Lebih lanjut, penerapan AI juga digunakan pada sisi produk dan aplikasi Bima+ untuk menyesuaikan penawaran paket berdasarkan kebiasaan penggunaan pelanggan, seperti streaming, media sosial, maupun chat.
Melalui kombinasi paket kuota terjangkau, teknologi AI di jaringan, dan proteksi digital otomatis, IOH berharap pelanggan di Tarakan dan Kalimantan Utara dapat menikmati layanan internet yang lebih aman, efisien, dan sesuai kebutuhan di era digital.
Peliput: Raden






