Kamis, Februari 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaKaltaraUsai S2 Ganda, Dirut PDAM Tarakan Kini Ambil S3 di Unhas dan...

Usai S2 Ganda, Dirut PDAM Tarakan Kini Ambil S3 di Unhas dan UNTAG Secara Bersamaan

DetailNews.id, Tarakan – Peribahasa “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat” bukan sekadar hiasan dinding bagi Iwan Setiawan, S.Pd., M.M., M.H. Direktur Utama PDAM Tarakan ini menunjukkan dedikasi luar biasa di dunia pendidikan dengan melakukan langkah yang jarang berani diambil orang lain: menempuh dua program Doktoral (S3) secara bersamaan di dua universitas ternama.

Double Degree di Level Tertinggi.

Setelah sukses menuntaskan gelar Magister ganda, yakni S2 Ilmu Ekonomi dan S2 Ilmu Hukum di Universitas Borneo Tarakan (UBT), Iwan tidak lantas berpuas diri. Saat ini, ia tercatat aktif sebagai mahasiswa:

  1. S3 Ilmu Hukum di Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar.
  2. S3 Ilmu Ekonomi di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG), Surabaya.

Langkah ini membuktikan bahwa kesibukan mengelola pelayanan publik sebagai Direktur Utama bukanlah penghalang untuk terus mengasah intelektualitas di level tertinggi.

Keluarga Pembelajar: “Virus” Positif Literasi.

Semangat haus ilmu ini rupanya menjadi napas dalam keluarga Iwan Setiawan. Beliau berhasil membangun ekosistem pendidikan yang kuat di dalam rumah tangganya.

  • Sang Istri: Baru saja sukses menyelesaikan pendidikan S2 (Magister).
  • Dua Putrinya: Kini juga tengah fokus mengeyam pendidikan lanjutan, mengikuti jejak sang ayah untuk terus mengembangkan diri.

Keluarga ini menjadi potret nyata bahwa pendidikan adalah investasi terbaik yang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Bagi Iwan, gelar bukanlah sekadar deretan huruf di belakang nama, melainkan tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi bagi bangsa dengan ilmu yang mumpuni.

Pesan untuk Generasi Muda: Jangan Cepat Puas! Kisah Iwan Setiawan adalah tamparan sekaligus motivasi bagi anak muda yang sering merasa “lelah” dengan tugas kuliah atau merasa cukup dengan satu gelar saja.

“Dunia terus berubah, dan satu-satunya cara untuk tetap relevan adalah dengan terus belajar. Jika yang sudah memiliki jabatan saja masih mau berkeringat mengejar ilmu, maka yang muda harus jauh lebih agresif dalam menuntut pendidikan,” ungkap sebuah pesan tersirat dari perjalanan akademisnya.

Sosok Iwan Setiawan mengajarkan kita bahwa kapasitas diri ditentukan oleh kemauan kita untuk terus diuji. Beliau membuktikan bahwa manajemen waktu yang baik dan tekad yang bulat bisa meruntuhkan batasan antara karier yang mapan dan pendidikan yang cemerlang.

peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments