Jumat, Maret 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNasionalCatatan Vickner Sinaga: Ulang Tahun Tanpa Perayaan dan Tiup Lilin

Catatan Vickner Sinaga: Ulang Tahun Tanpa Perayaan dan Tiup Lilin

DetailNews.id, Dairi – Hari itu banyak kepala daerah genap setahun menjalankan amanah. Termasuk kami, Bupati dan Wakil Bupati Dairi. Sebanyak 1.118 pasangan kepala daerah, Gubernur, Wali Kota, dan Bupati dilantik serentak di Istana Negara pada 20 Februari 2025.

Setelah pelantikan, belum langsung bekerja di daerah. Para Gubernur, Wali Kota, dan Bupati mengikuti retreat selama sembilan hari di Akademi Militer Magelang, “kampus Candradimuka” bagi para pemimpin daerah. Para wakil kepala daerah menyusul selama tiga hari. Praktis butuh waktu sekitar 10–11 hari hingga serah terima jabatan (sertijab) di daerah masing-masing.

Di Dairi, 3 Maret 2025 menjadi titik awal efektif masa tugas, ditandai sertijab di rapat DPRD sesuai aturan protokoler. Setelah itu, kami ingin langsung “tancap gas” menunaikan visi-misi. Namun kenyataannya tidak semudah itu.

Enam bulan pertama, kepala daerah tidak diperkenankan melantik pejabat eselon. Artinya, kami harus bekerja dengan struktur yang ada dan melanjutkan APBD 2025 yang telah disahkan pada 2024. Sementara masyarakat tentu berharap perubahan cepat dan nyata.

Setelah enam bulan berlalu, proses belum serta-merta bisa berjalan penuh. Uji kompetensi eselon II dan seleksi terbuka untuk jabatan di bawahnya memerlukan waktu sekitar tiga bulan. Praktis, akhir 2025 hingga awal 2026 barulah formasi perangkat daerah bisa benar-benar solid.

Belum lagi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada pemotongan hingga 20 persen dari APBD 2025 dibanding tahun sebelumnya. Program infrastruktur, pengairan dan perbaikan jalan rusak, menjadi sektor yang paling terdampak. Namun, “the show must go on.”

Kami memilih optimis. Gotong royong, warisan budaya leluhur, kembali dibangkitkan. Pejabat eselon II, III, IV hingga kepala desa dilatih membangun etos kerja baru. Hasilnya mulai terlihat. Program JATAGENA (Jalan Tanpa Genangan) berjalan maksimal. Genangan air di ruas-ruas jalan rusak perlahan teratasi.

Syukur Alhamdulillah, Puji Tuhan, upaya meminta dukungan ke pusat membuahkan hasil. Sebagian anggaran yang terpotong berhasil dipulihkan. Terima kasih kepada Presiden dan Gubernur atas perhatian dan dukungannya. Kami masih menanti uluran tangan berikutnya agar percepatan pembangunan dapat terus berjalan.

Mulai April ini, melalui proses yang sedang berjalan, setiap kecamatan ditargetkan memperoleh minimal enam kilometer jalan lapen (lapis penetrasi aspal). Mari kita kawal bersama agar tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat kualitas.

Di sektor lain, sejumlah capaian juga patut dilaporkan. Melalui kolaborasi dengan instansi vertikal dan mitra lokal, regional, hingga global, di luar APBD 2025, lebih dari 20 unit traktor roda empat telah dibagikan kepada kelompok tani. Sebanyak 2.000 hektare bibit padi gogo juga disalurkan.

Bersama Kementerian Sosial, pekerjaan AMDAL telah dimulai untuk proyek senilai lebih dari Rp200 miliar yang direncanakan dibangun oleh Kementerian PUPR pada akhir April. Setiap bulan, bantuan alat kerja juga dibagikan kepada penyandang disabilitas dan masyarakat ekonomi lemah.

Sebanyak 169 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah terbentuk sesuai arahan pusat. Selain itu, 27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis telah berjalan dari target 39 dapur.

Selaras dengan program provinsi, status UNESCO Global Geopark di kawasan Danau Toba kembali diperoleh setelah sebelumnya mendapat kartu kuning. Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan hingga Dairi mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, artinya seluruh warga telah terjamin layanan kesehatannya.

Dukungan LSM lokal Srikandi dan mitra internasional Water Mission juga menghadirkan instalasi air minum bagi Dusun Dolok Tolong dan Pegagan Julu III, dan kini berlanjut ke Pegagan Julu VIII. Mitra bisnis “Kefy Wangi” turut mendampingi petani nilam melalui pelatihan langsung di lapangan.

Di sektor kesehatan, kekurangan ruang rawat inap di dua rumah sakit sedang dalam tahap pembahasan teknis bersama Kementerian Kesehatan untuk penambahan fasilitas.

Di momentum satu tahun ini, kami memilih menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. Tanpa perayaan dan tiup lilin, Dairi menorehkan langkah nyata. Selaras dengan arahan Presiden melalui gerakan Indonesia Asri, dalam delapan bulan terakhir telah ditanam 101 ribu pohon. Target sejuta pohon bukan lagi sekadar mimpi.

Mari kita rawat pohon-pohon kemiri, alpukat, dan nangka itu hingga tumbuh subur dan berbuah pada waktunya.

Artikel ini saya tulis di Pendopo Kediaman Bupati Dairi, Kamis pagi, 5 Maret 2026. Kudedikasikan untuk seluruh warga Dairi yang tulus berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Mari berlomba dalam kebaikan. Bagi sahabat Muslim, selamat menjalankan ibadah puasa. Dan selamat menyambut Hari Raya Nyepi bagi yang merayakan.

Penulis: Ir. Vickner Sinaga, MM.

  • Bupati Kabupaten Dairi 2025–2030, 
  • BOD PLN 2009–2014, 
  • Penerima Setya Lencana Pembangunan dari Presiden RI 

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments