DetailNews.id, Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai memperketat pengawasan distribusi LPG bersubsidi menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga LPG 3 kilogram di tingkat masyarakat.
Instruksi tersebut disampaikan langsung Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., yang memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bolmong untuk menggandeng para camat dalam melakukan monitoring di seluruh pangkalan LPG di wilayah Bolmong.
Menurut Bupati, pengawasan perlu diperkuat karena permintaan LPG 3 kilogram biasanya meningkat menjelang Lebaran. Pemerintah daerah tidak ingin terjadi kelangkaan maupun praktik penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Disperindag harus turun langsung ke lapangan bersama para camat untuk memastikan distribusi LPG 3 kilogram berjalan normal dan tidak ada pangkalan yang menjual di atas harga yang telah ditetapkan,” tegas Yusra.
Ia juga meminta agar setiap temuan di lapangan segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti. Jika ditemukan pangkalan yang melakukan pelanggaran, pemerintah daerah akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bolaang Mongondow akan melakukan pengecekan terhadap stok LPG di pangkalan, mekanisme distribusi, serta harga jual kepada masyarakat.
Monitoring tersebut akan dilakukan secara berkala di seluruh kecamatan guna memastikan LPG bersubsidi benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang berhak.
Pemerintah Kabupaten Bolmong berharap melalui pengawasan terpadu antara Disperindag dan pemerintah kecamatan, distribusi LPG 3 kilogram tetap aman dan terkendali hingga perayaan Idulfitri.
Peliput : Dayat






