DetailNews.id, Bitung – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus melaksanakan Safari Ramadan di Kota Bitung yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pemerintah daerah dan masyarakat di Masjid Agung Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat (13/3/2026).
Kedatangan gubernur bersama Ketua TP PKK Sulut Ny. Anik Fitri Wandriani Selvanus disambut langsung Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat.
Suasana kebersamaan terasa kental dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk menyampaikan perkembangan dan proyeksi ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
“Safari Ramadan ini adalah momentum untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan penting untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman,” kata Yulius Selvanus.
Ia juga menyoroti kondisi sosial Kota Bitung yang dinilai mampu menjadi contoh daerah dengan tingkat toleransi yang kuat.
“Bitung menjadi salah satu contoh daerah yang mampu menjaga kerukunan antarumat beragama. Nilai persatuan seperti ini adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur memaparkan capaian ekonomi Kota Bitung yang dinilai sangat positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, pertumbuhan ekonomi provinsi berada di kisaran 5,36 persen, sementara nasional sekitar 5,33 persen.
Namun, pertumbuhan ekonomi Kota Bitung tercatat mencapai sekitar 7 persen, tertinggi di Sulawesi Utara.
“Pertumbuhan ekonomi Bitung saat ini sudah berada di sekitar 7 persen. Angka ini melampaui pertumbuhan provinsi maupun nasional,” kata Yulius.
Ia optimistis tren tersebut akan terus meningkat jika sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat terus diperkuat.
“Dengan dukungan program pemerintah kota, provinsi, dan pusat, saya optimistis pertumbuhan ekonomi Bitung dapat mencapai sekitar 8 persen pada tahun 2028,” ujarnya.
Salah satu langkah strategis yang diyakini akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi adalah rencana pembukaan jalur ekspor langsung dari Pelabuhan Bitung menuju China.
“Pembukaan jalur ekspor langsung dari Pelabuhan Bitung ke China akan memangkas waktu distribusi logistik dan menekan biaya pengiriman. Ini akan meningkatkan daya saing perdagangan daerah,” kata Yulius.
Ia menambahkan, sejumlah sektor diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Bitung ke depan, seperti sektor perikanan, perdagangan, logistik pelabuhan, hingga pertambangan rakyat.
Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap perkembangan Kota Bitung.
“Kehadiran Gubernur dalam Safari Ramadan ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan sekaligus mendorong kemajuan ekonomi Kota Bitung,” kata Hengky.
Menurutnya, pemerintah kota akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memaksimalkan potensi strategis yang dimiliki Bitung, terutama di sektor pelabuhan dan industri perikanan.
“Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar potensi strategis Bitung bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Bitung Ellen Honandar Sondakh, Sekretaris Kota Bitung Ignasius Rudy Theno, jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah organisasi perempuan dan masyarakat.
Peliput : ical






