Rabu, Maret 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungRandito Maringka Sambut Queen Mary 2, Sinyal Kuat Pariwisata Bitung Mendunia

Randito Maringka Sambut Queen Mary 2, Sinyal Kuat Pariwisata Bitung Mendunia

DetailNews.id, Bitung — Kota Bitung kembali menegaskan posisinya di peta pariwisata internasional. Kedatangan kapal pesiar mewah Queen Mary 2 yang bersandar di Pelabuhan Samudera Bitung, Pada Selasa (17/3/2026), disambut langsung Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos bersama jajaran pemerintah dan unsur Forkopimda.

Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat sejak kapal sepanjang 344,30 meter itu merapat. Kapal pesiar legendaris tersebut membawa 2.481 penumpang dan 1.258 kru, dengan total 3.739 orang yang singgah untuk menikmati destinasi unggulan di Sulawesi Utara, mulai dari Bitung, Manado hingga Minahasa.

Kehadiran ribuan wisatawan mancanegara ini disambut ramah oleh masyarakat dan pemerintah daerah, menciptakan pengalaman awal yang positif sekaligus memperkuat citra Bitung sebagai kota pelabuhan yang terbuka dan bersahabat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Randito Maringka menegaskan bahwa kunjungan kapal pesiar kelas dunia ini menjadi indikator penting meningkatnya daya tarik Bitung di mata internasional.

“Kami merasa terhormat dan berbahagia karena Kota Bitung kembali menjadi salah satu tujuan perjalanan Queen Mary 2. Ini adalah bukti nyata bahwa Bitung semakin dikenal sebagai destinasi wisata dunia yang layak dikunjungi,” ujar Randito.

Ia juga menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebagai penggerak ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata dan UMKM lokal.

“Kunjungan kapal pesiar internasional seperti ini bukan hanya simbol prestise, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Ini harus kita maksimalkan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

Randito turut mengungkapkan bahwa tren kunjungan kapal pesiar ke Bitung terus meningkat. Bahkan hingga tahun 2028, diproyeksikan sedikitnya sembilan kapal pesiar internasional akan singgah di kota tersebut.

“Ke depan, kami optimistis Bitung akan semakin rutin menjadi destinasi kapal pesiar dunia. Pemerintah akan terus berbenah, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan, maupun promosi pariwisata,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keramahan dan citra positif daerah di mata wisatawan asing.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik. Tunjukkan keramahan khas Bitung, jaga keamanan dan kenyamanan, agar para wisatawan membawa pulang kesan indah dari daerah ini,” tambah Randito.

Selain itu, pemerintah turut membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kapal pesiar tersebut di pelabuhan, dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku hingga batas waktu kunjungan pukul 18.00 WITA.

Menutup pernyataannya, Randito berharap kunjungan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para wisatawan.

“Kami berharap para tamu dapat menikmati keindahan alam, kekayaan budaya, dan kuliner khas Bitung. Lebih dari itu, kami ingin mereka membawa pulang kenangan yang menyenangkan dan suatu saat kembali lagi ke Kota Bitung,” pungkasnya.

Kunjungan Queen Mary 2 kali ini menjadi momentum strategis bagi Kota Bitung untuk memperkuat posisinya sebagai gerbang pariwisata bahari di kawasan timur Indonesia, sekaligus membuka peluang investasi dan promosi budaya ke tingkat global.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments