Selasa, Maret 31, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNewsWFH Berlaku, Gubernur Sulut Tetap Tekankan Disiplin ASN

WFH Berlaku, Gubernur Sulut Tetap Tekankan Disiplin ASN

DetailNews.id, Sulut – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar apel kerja perdana pasca libur Nyepi dan Idul Fitri, Senin (30/03/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Yulius Selvanus, didampingi Victor Mailangkay, serta dihadiri pejabat eselon dan aparatur sipil negara (ASN).

Dalam arahannya, Gubernur Yulius menegaskan pentingnya disiplin kerja bagi seluruh ASN. Ia secara tegas memperingatkan agar tidak ada pelanggaran integritas maupun penyalahgunaan kewenangan, terlebih di tengah penerapan kebijakan kerja baru.

“Tidak ada toleransi bagi pelanggaran integritas maupun penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Menurutnya, kinerja merupakan kewajiban setiap ASN sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan negara.

“Karena kita digaji oleh negara, tidak ada alasan untuk melakukan hal-hal yang tidak pantas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Yulius juga mengumumkan pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) sebesar 50 persen mulai pekan ini. Dalam skema tersebut, ASN bekerja dari rumah pada Rabu dan Kamis, sementara Senin, Selasa, dan Jumat tetap masuk kantor.

Ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak disalahgunakan dan tetap diiringi dengan peningkatan kinerja.

Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan. Ia mewajibkan seluruh ASN melaksanakan kerja bakti rutin setiap Selasa dan Jumat. Pada hari Selasa, masing-masing perangkat daerah diminta membersihkan area kantor, sedangkan pada Jumat kegiatan dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Jangan tunggu disuruh. Lihat sampah, langsung ambil,” tegasnya.

Yulius juga menyoroti masih ditemukannya sampah plastik dan puntung rokok di lingkungan kantor sebagai indikator rendahnya kepedulian terhadap kebersihan.

Dalam arahannya, ia turut menyampaikan capaian positif sektor pariwisata Sulut yang meningkat hingga 56 persen dan kini menempati posisi kedua secara nasional dalam kunjungan wisatawan mancanegara. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama, termasuk dari kebersihan yang kita jaga,” katanya.

Menurutnya, kondisi daerah yang bersih, rapi, dan nyaman menjadi faktor penting dalam menarik wisatawan.

Menutup arahannya, Gubernur kembali menekankan bahwa kebersihan merupakan bagian dari nilai kehidupan yang harus dijaga bersama.

“Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat. Kebersihan adalah bagian dari iman,” pungkasnya.(*)

Peliput : Dade Paputungan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments