Sabtu, Mei 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaKaltaraReuni KNPI Kaltara, Nostalgia Mengalir Solidaritas Menguat

Reuni KNPI Kaltara, Nostalgia Mengalir Solidaritas Menguat

DetailNews.id, Tarakan – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan silaturahmi dan temu kangen alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pejuang Kalimantan Utara yang digelar di Hotel Galaxy Tarakan, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri puluhan alumni lintas generasi dari berbagai daerah di Kalimantan Utara, mulai dari Nunukan, Tana Tidung, Malinau, Bulungan hingga Tarakan. Hadir di antaranya Bupati Malinau Wempi Wellem Mawa, Ketua Tanfidziyah PWNU Kaltara Alwan Saputra, serta sejumlah tokoh pemuda lainnya.

Mengusung tema “Refleksi Merawat Histori, Menjaga Solidaritas Pejuang Kaltara”, pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat kembali hubungan antar alumni sekaligus mengenang perjalanan panjang perjuangan pembentukan Provinsi Kalimantan Utara.

Acara berlangsung santai dan akrab. Para alumni saling bertukar cerita, melepas rindu, serta mengenang dinamika perjuangan masa lalu yang sarat kebersamaan.

Panitia pelaksana, Abdul Hadi, SH., mengungkapkan bahwa kegiatan ini digelar secara sederhana dan spontan, berawal dari komunikasi ringan antar alumni dalam beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, meskipun disiapkan dalam waktu singkat, seluruh perwakilan daerah bisa hadir. Ini menunjukkan kuatnya ikatan kebersamaan alumni KNPI Kaltara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut lahir dari semangat kebersamaan yang selama ini terbangun di tubuh KNPI, bahkan sejak masa perjuangan pembentukan Kaltara.

“Ini ibarat rindu yang lama terpendam dalam emosional dan intelektual kita sebagai bagian dari KNPI. Dari semangat itu, kami berinisiatif mengundang alumni se-Kalimantan Utara dari lima kabupaten/kota yang dulu menjadi bagian penting dalam perjuangan,” jelasnya.

Menurutnya, para alumni yang hadir berasal dari berbagai angkatan, mulai dari era 1980-an, 1990-an, hingga generasi terakhir sekitar tahun 2017–2018, yang menunjukkan kesinambungan sejarah dan semangat organisasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini murni sebagai ajang silaturahmi dan tidak berkaitan dengan agenda politik, termasuk Pilkada.

“Tidak ada kaitannya dengan politik atau Pilkada. Kami tidak membahas itu. Ini murni pertemuan untuk berdiskusi dan memikirkan kontribusi nyata bagi Kalimantan Utara ke depan,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, juga muncul gagasan untuk membentuk wadah bersama alumni KNPI sebagai ruang kolaborasi dan kontribusi berkelanjutan.

“Kami sepakat untuk menjadikan pertemuan ini sebagai embrio pembentukan wadah alumni KNPI Kaltara, agar ke depan bisa lebih terorganisir dalam memberikan pemikiran maupun kontribusi,” katanya.

Ia menambahkan, peran alumni tidak hanya berhenti pada romantisme perjuangan masa lalu, tetapi juga harus berlanjut dalam bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, baik secara moral maupun material.

Dalam suasana penuh makna, Abdul Hadi turut mengenang jasa para tokoh yang telah berjuang dalam pembentukan Kaltara.

“Kebersamaan ini lahir dari ketulusan dan kecintaan terhadap daerah. Harapannya, semangat perjuangan itu tetap terjaga dan terus dilanjutkan,” tuturnya.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments