DetailNews.id, Bitung — Jajaran Polres Bitung menggelar apel kesiapan pengamanan dalam rangka rencana kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Kota Bitung, Selasa (7/4/2026). Apel tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif pengamanan kunjungan kenegaraan, meski agenda bersifat tentatif.
Apel yang dilaksanakan di Lapangan Duasudara Bitung ini melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 356 personel TNI-Polri. Kegiatan dipimpin oleh Dansatgas Pamwil Kolonel (P) Shodikin, dengan Wakil Dansatgas Kapolres Bitung, Albert Zai, serta dihadiri sejumlah pejabat utama Polres dan unsur TNI.
Kapolres Bitung menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel merupakan hal utama dalam menghadapi setiap agenda pengamanan VVIP, terlebih kunjungan tersebut berkaitan dengan peninjauan lokasi terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah tenggara Bitung.
“Kami dari Polres Bitung bersama unsur TNI memastikan seluruh personel siap siaga penuh. Meskipun agenda kunjungan bersifat tentatif, kesiapan pengamanan tidak boleh berkurang sedikit pun,” ujar AKBP Albert Zai.
Menurutnya, skema pengamanan telah disusun secara berlapis melalui sistem ring pengamanan.
“Pengamanan telah dibagi dalam Ring 1, Ring 2, dan Ring 3 sesuai standar operasional pengamanan VVIP. Seluruh personel sudah memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya disiplin dan respons cepat dalam setiap perkembangan situasi.
“Kami mengedepankan profesionalisme, kewaspadaan, dan respons cepat. Jika sewaktu-waktu agenda berubah atau dilaksanakan mendadak, seluruh personel sudah dalam posisi siap digerakkan,” tambahnya.
Rencana kunjungan Wakil Presiden RI ke Bitung sendiri bertujuan untuk meninjau lokasi terdampak gempa yang menyebabkan kerusakan pada salah satu rumah warga di Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari.
Namun hingga batas waktu yang ditentukan, agenda kunjungan tersebut akhirnya dibatalkan.
Kapolres Bitung memastikan, meskipun kunjungan tidak terlaksana, kesiapan yang telah dibangun menjadi bagian penting dalam penguatan sistem pengamanan ke depan.
“Kegiatan ini menjadi bentuk latihan kesiapsiagaan sekaligus evaluasi bagi kami dalam menghadapi pengamanan agenda nasional di wilayah hukum Polres Bitung,” pungkasnya.
Setelah pembatalan kunjungan pada pukul 11.05 WITA, seluruh personel gabungan TNI-Polri kembali ke satuan masing-masing dalam keadaan aman dan terkendali.
Peliput : ical



