DetailNews.id, Bolmong – Jalan sepanjang 500 meter di Desa Langagon Induk, Kabupaten Bolaang Mongondow, yang bersumber dari APBD 2025, mengalami kerusakan meski belum genap setahun dibangun. Pihak pelaksana proyek, Yudi, memastikan akan segera melakukan perbaikan.
Menurut Yudi, kerusakan terjadi karena saluran air yang seharusnya dibangun untuk mengalirkan air dari gunung tidak bisa dilakukan pada saat itu. “Memang ada sedikit persoalan dalam pelaksanaan kemarin. Semestinya ada saluran air yang kami rencanakan untuk melindungi jalan dari aliran air gunung. Tapi saat itu ada oknum masyarakat yang melarang bahkan hampir memukul operator ekskavator, sehingga galian kembali ditimbun. Hal ini kemudian berdampak pada kerusakan jalan saat hujan turun,” jelasnya.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh warga Desa Langagon, Dade Paputungan. Ia menyatakan bahwa kerusakan memang terlihat saat hujan turun, dan pihaknya meminta perbaikan segera dilakukan.
“Insya Allah, hari Sabtu material akan kembali masuk bersama alat berat untuk perbaikan dan penggalian saluran, agar dampak banjir tidak menghantam badan jalan,” kata Dade Paputungan, yang juga didukung warga lainnya.
Pihak pelaksana menegaskan bahwa perbaikan akan dilakukan secepat mungkin agar jalan kembali aman dan nyaman untuk dilalui masyarakat.
Peliput : Red/Tim



