DetailNews.id, Mitra – Seorang gadis di bawah umur berinisial Azzahra Putri Dolo (17) ditemukan meninggal dunia secara tragis di Desa Ratatotok Dua, tepatnya di jaga 2, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada pukul 23.58 WITA.
Korban diketahui dalam kondisi hamil dua bulan dan masih berstatus di bawah umur. Berdasarkan informasi awal, korban meninggal dunia setelah mengalami sekitar 10 luka tusukan di sekujur tubuhnya. Sesaat setelah kejadian keluarga membawa korban ke Rumah Sakit Ratatotok-Buyat untuk dilakukan visum. Peristiwa ini langsung menggemparkan warga setempat.
Pihak kepolisian bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku yang disebut-sebut merupakan pasangan korban, berinisial Noval Makasele. Hingga saat ini, motif pembunuhan masih dalam penyelidikan. Pelaku telah diamankan dan dibawa ke Markas Komando Polres Minahasa Tenggara untuk proses hukum lebih lanjut, beserta sejumlah barang bukti.
Kematian tragis korban memicu reaksi keras dari keluarga. Suasana duka berubah menjadi ketegangan saat ratusan keluarga korban mendatangi Polsek Ratatotok untuk memastikan pelaku telah ditangkap. Aparat kepolisian pun memperketat pengamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Egi Saili, paman korban, dengan tegas meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.
“Torang tuntut agar pelaku biadap ini dijerat pasal berlapis. Apalagi ponakan kita ini lagi hamil dua bulan dan masih 17 tahun. Yang pasti torang keluarga tidak terima,” ujarnya.
Pihak kepolisian sektor Ratatotok kemudian memberikan konfirmasi kepada keluarga dengan menunjukkan bukti bahwa pelaku telah diamankan di Polres Minahasa Tenggara.
Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Desa Buyat Satu untuk disemayamkan. Aparat kepolisian juga terus melakukan penjagaan dan pemantauan di sekitar lokasi kejadian guna menjaga situasi tetap kondusif.
Kasus ini masih dalam penanganan intensif, dan masyarakat berharap proses hukum dapat berjalan transparan serta memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Peliput : Yardi



