DetailNews.id, Kerinci – Program GEMA DESA (Gerbang Elektronik Masyarakat Desa) menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendorong percepatan pelayanan publik berbasis digital hingga ke tingkat desa.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Kamis (23/4). Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur pimpinan daerah, mulai dari bupati dan wakil bupati, sekretaris daerah, kepala OPD, camat, hingga kepala desa se-Kabupaten Kerinci.
Bupati Kerinci, Monadi, menegaskan bahwa digitalisasi desa merupakan kebutuhan mendesak di era modern. Menurutnya, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Digitalisasi desa bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta mempercepat pembangunan berbasis data,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam pelaksanaannya. “Ini merupakan kebijakan baru yang membutuhkan komitmen bersama untuk kita laksanakan,” tegasnya.
Namun di balik komitmen tersebut, data di lapangan menunjukkan masih adanya tantangan dalam pelayanan di sejumlah desa. Beberapa desa tercatat memiliki jumlah pengajuan layanan yang belum terselesaikan cukup tinggi.
Di Kecamatan Air Hangat Barat, Desa Kecil mencatat 85 berkas masih menunggu dari total 91 pengajuan. Desa Koto Dua Baru juga mengalami hal serupa dengan 56 berkas tertunda dari 72 pengajuan, sementara Desa Air Hangat mencatat 33 berkas belum terselesaikan dari total 59 pengajuan.
Di sisi lain, sejumlah desa menunjukkan kinerja lebih baik. Desa Sungai Asam di Kecamatan Kayu Aro Barat mencatat 51 pengajuan telah diterima dari total 73. Desa Pendung Talang Genting di Kecamatan Danau Kerinci juga menunjukkan progres positif dengan 35 pengajuan disetujui dan hanya 11 yang masih menunggu.
Perbedaan capaian ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam kecepatan dan efektivitas pelayanan antar desa. Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan implementasi digitalisasi berjalan optimal dan tidak sekadar seremonial.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kerinci diharapkan dapat memperkuat infrastruktur dan sistem digital terintegrasi guna mempercepat layanan serta mengurangi penumpukan berkas.
Dengan komitmen yang telah dibangun, Pemkab Kerinci optimistis program GEMA DESA mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong terwujudnya desa mandiri dan modern.



