DetailNews.id, Jember – Suasana penuh kebersamaan dan semangat solidaritas mewarnai pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Panti yang digelar di Aula PGRI Kecamatan Panti, Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam forum organisasi tersebut, Faisol Amirulloh, S.Pd.SD resmi terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Panti untuk masa bakti 2026-2031 setelah memperoleh dukungan mayoritas dari para pemegang hak suara.
Konfercab dihadiri oleh perwakilan guru dari seluruh ranting di wilayah Kecamatan Panti. Turut hadir pula jajaran pengurus PGRI Kabupaten Jember, di antaranya Ketua PGRI Kabupaten Jember Husnul Yakin, M.Pd, sekretaris, serta dua wakil ketua yakni Didik Hartono, S.Pd dan Suharto, S.Pd.SD.
Proses pemilihan berlangsung tertib dan demokratis. Sejak awal kegiatan dibuka, suasana kekeluargaan antar guru tampak begitu terasa. Dalam pemungutan suara yang dilakukan secara transparan, Faisol Amirulloh berhasil unggul dari sejumlah kandidat lainnya.
Usai terpilih, Faisol Amirulloh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PGRI Kecamatan Panti selama lima tahun ke depan.
“Ini adalah amanah sekaligus tantangan. Fokus utama kita ke depan adalah meningkatkan profesionalisme guru di Panti serta memastikan kesejahteraan guru, terutama P3K paruh waktu maupun yang belum tercover P3K yaitu GTT dan PTT, serta perlindungan hukum bagi rekan-rekan pendidik tetap terjaga,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun persatuan seluruh guru tanpa membedakan status sekolah maupun kepegawaian.
“Kami ingin bergandengan tangan dengan guru TK, SD, SMP dan SMA baik swasta maupun negeri. Kami ingin bersatu karena PGRI ini rumah guru. Tidak ada sekat, tidak ada jarak antara guru swasta dan negeri, tidak ada kubu-kubuan. Semua adalah teman dan kita tetap berjalan dalam roda PGRI sesuai AD/ART,” tambah Faisol.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Jember Husnul Yakin menyampaikan bahwa dinamika hukum yang terjadi di tingkat pusat tidak memengaruhi aktivitas organisasi di daerah, termasuk pelaksanaan Konfercab di Kecamatan Panti.
“Dengan adanya kemenangan Pak Teguh di PTUN, PB PGRI menyampaikan tidak ada pengaruhnya dan kegiatan organisasi tetap berjalan, termasuk hari ini Konfercab PGRI Panti. Memang ada persoalan dualisme PGRI, namun kami tetap berkegiatan sesuai dasar hukum yang ada karena hingga saat ini belum ada keputusan hukum yang inkrah,” kata Husnul.
Ia menjelaskan, PGRI Kabupaten Jember akan terus melaksanakan konsolidasi organisasi melalui Konfercab di seluruh kecamatan. Hingga saat ini, Kecamatan Panti menjadi cabang ke-13 yang sukses menggelar konferensi.
“Setelah ini akan dilanjutkan di Ledokombo, Sumberjambe, dan Kalisat. Target kami seluruh cabang bisa melaksanakan Konfercab pada bulan Mei,” jelasnya.
Selain itu, Husnul memastikan PGRI Kabupaten Jember juga akan menggelar Konferensi Kerja Kabupaten (Kongkerkab) pada Mei 2026 sebagai landasan utama pelaksanaan program organisasi.
“Pesan saya untuk seluruh anggota dan pengurus PGRI, tetap tenang dan tetap berkegiatan. Persoalan hukum biarlah menjadi urusan di atas, sementara kita di bawah tetap fokus menjalankan aktivitas organisasi,” pungkasnya.



