Selasa, Mei 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaJatimPameran Pendidikan Jember Jadi Ajang Unjuk Kreativitas dan Keberagaman

Pameran Pendidikan Jember Jadi Ajang Unjuk Kreativitas dan Keberagaman

DetailNews.id, Jember – Suasana Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember tampak berbeda dari biasanya. Ratusan karya inovatif hasil kreativitas siswa mulai jenjang TK hingga SMA/SMK memenuhi ruangan dalam kegiatan pameran pendidikan bertema “Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” yang digelar pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Sekda Jember Ir. Imam Sudarmaji, MSi, Plt Kepala BKPSDM, Plt Direktur RSD dr. Soebandi, sejumlah camat, pejabat Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, serta peserta pameran pendidikan. Acara dibuka langsung oleh Ketua DPRD Jember H. Ahmad Halim, S.Sos mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyampaikan bahwa tema transformasi pendidikan berbasis cinta anak memiliki makna pendidikan yang cerdas, inklusif, dan tangguh.

“Kita wajib bersyukur diberikan anugerah Bupati Muhammad Fawait yang dalam bahasa Arab berarti orang yang memberi manfaat,” ujarnya.

Ahmad Halim juga mengapresiasi sejumlah kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait, di antaranya peningkatan kesejahteraan tenaga P3K paruh waktu, terutama guru, tanpa menurunkan tunjangan ASN di tengah kondisi anggaran yang menantang.

Selain itu, Pemkab Jember juga dinilai berhasil menjalankan strategi pengentasan kemiskinan melalui layanan kesehatan gratis Universal Health Coverage (UHC) dengan anggaran sekitar Rp400 miliar. Menurutnya, program tersebut membantu meringankan beban masyarakat miskin sehingga angka kemiskinan di Jember mengalami penurunan.

“Data BPS menunjukkan selama satu tahun enam bulan beliau menjabat, angka kemiskinan di Jember turun,” ungkap Ahmad Halim.

Ia menambahkan, Kabupaten Jember kini menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Hal itu ditandai dengan seringnya kunjungan menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga anggota DPR RI ke Jember dalam beberapa waktu terakhir.

“Artinya Jember menjadi tumpuan untuk melompat lebih tinggi karena pintu dari Jakarta dibuka lebar-lebar, termasuk bantuan revitalisasi sekolah untuk Dinas Pendidikan,” katanya.

Ahmad Halim optimistis kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait akan membawa Jember ke tingkat nasional, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga sektor lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember Arief Tjahyono menjelaskan bahwa pameran gelar karya di Aula Griya Wiyata merupakan representasi kondisi geografis dan keberagaman Kabupaten Jember.

Menurutnya, peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini tidak hanya bersifat seremonial. Sebelumnya, Dispendik Jember telah menggelar talkshow, dilanjutkan dengan pameran karya siswa dan guru serta praktik baik tenaga pendidik mulai tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB hingga PKBM.

“Masyarakat Jember bisa melihat langsung hasil karya ini mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB,” jelas Arief.

Penampilan kesenian dari Rukun Harapan juga menjadi simbol keberagaman masyarakat Jember yang terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama.

“Tidak ada lagi intoleransi, tidak ada lagi SARA, dan tidak ada lagi bullying di Kabupaten Jember,” tegasnya.

Terkait program revitalisasi sekolah, Arief menyebut pada tahun 2026 Kabupaten Jember mendapatkan program revitalisasi sebanyak titik dengan total anggaran sekitar Rp90 miliar dari Kementerian Pendidikan.

“Ini merupakan hasil perjuangan Gus Bupati Jember dalam membuka akses ke kementerian, dan jumlah ini menjadi yang terbesar di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Peliput : Lukman

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments