DetailNews.id, Kotamobagu – Edukasi mengenai pencegahan stunting tidak selalu harus dilakukan melalui forum formal. Dengan mengusung konsep santai yang dekat dengan kalangan anak muda, Tim Penggerak PKK Kotamobagu menghadirkan kegiatan Talk Show “Ngobrol Sehat Soal Stunting” di kawasan Kopi Street Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK). Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi kesehatan sekaligus ruang interaksi bagi generasi muda agar lebih memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat dan pemenuhan gizi sejak dini.
Suasana halaman Kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) tampak lebih hidup dan ramai pada Sabtu malam (23/05/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kelompok Kerja (Pokja) IV TP-PKK Kotamobagu itu merupakan bagian dari program peningkatan edukasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait pencegahan stunting.
Acara tersebut dihadiri langsung Ketua TP-PKK Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta. Selain mengikuti jalannya diskusi kesehatan, kehadirannya juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mahasiswa di kawasan Kopi Street.
Dalam kegiatan itu, dua Duta Cegah Stunting Putra dan Putri Kotamobagu, Chrismart Imanuel Jourdan Palenewen dan Megrisa Hidayat Lesena, tampil sebagai moderator. Keduanya diketahui baru meraih prestasi di tingkat provinsi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan menghadirkan dua narasumber, yakni dr. Lussiana M. Maramis, M.Kes dan Putri Damayanti Potabuga, S.IP., M.Si, yang membahas pentingnya pencegahan stunting sejak usia remaja.
Untuk menambah antusiasme peserta, Ny. Rindah turut menggelar sesi kuis interaktif seputar materi yang telah dipaparkan narasumber. Sejumlah hadiah hiburan hingga uang tunai disiapkan bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.
Sesi kuis dibagi menjadi dua segmen, yakni untuk remaja dan mahasiswa serta segmen umum bagi seluruh pengunjung yang hadir. Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang berebut menjawab pertanyaan.
Di sela kegiatan, Ny. Rindah juga menyempatkan diri menyapa para pelaku UMKM di kawasan tersebut dan menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan usaha kreatif anak muda di Kotamobagu.
“Kalau dari saya, ini saya baru pertama kali mengunjungi UMKM yang ada di sini. Tentunya saya sangat men-support para pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk terus berkarya dan berinovasi.
“Nah, teruslah berkarya, berkreasi, berinovasi. Dan ini adalah motor penggerak ekonomi keluarga. Jadi tentunya saya sangat men-support UMKM-UMKM yang ada di sini,” tambahnya.
Terkait tema utama kegiatan, Ny. Rindah menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak usia remaja melalui pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, dan pemahaman kesehatan reproduksi.
“Pencegahan stunting itu garis start-nya ada di tangan adik-adik remaja saat ini. Pola hidup sehat, pemenuhan gizi yang seimbang, serta pemahaman tentang kesehatan reproduksi harus dipahami sejak dini,” jelasnya.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dinilai sukses memadukan edukasi kesehatan dengan konsep hiburan santai khas anak muda sehingga pesan tentang pencegahan stunting dapat lebih mudah diterima generasi milenial maupun Gen Z di Kotamobagu.
Peliput : Owen/Yardi






