DetailNews.id, Bolmong – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mencatat sebanyak 181 kepala keluarga (KK) atau 601 jiwa terdampak banjir dan banjir bandang di Kecamatan Bolaang.
Data tersebut berdasarkan hasil kaji cepat sementara BPBD Bolmong hingga Kamis (28/5/2026) pukul 14.30 WITA.
Empat desa yang terdampak yakni Desa Komangaan, Desa Solimandungan I, Desa Solimandungan II, dan Desa Solimandungan Baru.
Dari total tersebut, Desa Solimandungan II menjadi wilayah dengan dampak paling besar dengan jumlah 103 rumah terdampak, 142 KK, dan 460 jiwa.
Selain itu, BPBD juga mencatat terdapat 44 balita, 50 lansia, dan tiga ibu hamil di desa tersebut yang ikut terdampak banjir bandang.
Sementara di Desa Solimandungan I terdapat 19 rumah terdampak dengan total 24 KK atau 89 jiwa, termasuk 11 balita dan enam lansia.
Di Desa Komangaan, banjir berdampak terhadap 11 rumah dengan jumlah 14 KK atau 48 jiwa. Sedangkan di Desa Solimandungan Baru, satu rumah milik satu kepala keluarga dengan empat jiwa turut terdampak.
Banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Bolmong selama beberapa hari terakhir hingga menyebabkan Sungai Botuk meluap dan membawa lumpur serta potongan kayu ke permukiman warga.
Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 1 hingga 1,5 meter dan sempat membuat warga panik menyelamatkan diri serta barang-barang mereka.
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, di antaranya Masjid An-Nur Solimandungan II, SDN 2 Solimandungan II, Kantor Desa Solimandungan II, Pustu Desa Solimandungan II, dan gedung TK.
Saat ini, BPBD bersama TNI, Polri, ASN Pemkab Bolmong, dan masyarakat masih melakukan pembersihan lumpur serta tumpukan kayu di lokasi terdampak banjir.
BPBD Bolmong juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak warga seperti makanan siap saji, alat kebersihan, pakaian layak pakai, perlengkapan tidur, perlengkapan dapur, hingga kebutuhan bayi.
Peliput : Dayat






