DetailNews.id, Bolmong – Ratusan kendaraan terjebak antrean panjang di ruas Jalan Trans Sulawesi setelah pekerjaan jembatan di Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat, menghentikan total arus lalu lintas.
Kendaraan dari arah Kotamobagu menuju Manado maupun sebaliknya tidak dapat melintas akibat pekerjaan yang sedang berlangsung. Kondisi ini diperparah karena tidak adanya sistem buka-tutup jalan maupun jalur alternatif yang disiapkan pihak pelaksana.
Akibatnya, ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat terjebak dalam antrean panjang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kemacetan bahkan mencapai sekitar tiga kilometer dari kedua arah.
Para pengendara terpaksa menunggu tanpa kepastian karena tidak ada pengaturan giliran melintas selama pekerjaan berlangsung. Kondisi tersebut pun memicu keluhan dari pengguna jalan yang menilai pelaksana proyek tidak melakukan rekayasa lalu lintas sebelum pekerjaan dimulai.
“Jalan benar-benar macet total. Tidak ada giliran melintas dan tidak ada jalur lain yang bisa digunakan,” ujar salah seorang pengendara yang terjebak antrean.
Keluhan juga ramai muncul di media sosial. Sejumlah warga mengunggah foto dan video yang memperlihatkan antrean kendaraan mengular panjang serta menyampaikan kekesalan terhadap kondisi tersebut.
Warga berharap pihak kontraktor bersama instansi terkait segera mengambil langkah penanganan, seperti penerapan sistem buka-tutup secara teratur atau penyediaan jalur sementara, agar arus lalu lintas dapat kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait penyebab terhentinya arus lalu lintas maupun langkah penanganan yang akan dilakukan di lokasi pekerjaan jembatan tersebut.
Peliput : Dayat






