DetailNews.id, Bolmong – Di tengah arus modernisasi, masyarakat Desa Siniyung, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, terus menjaga tradisi adat Monabang Kon Lipu yang sarat makna doa, persatuan, dan harapan keselamatan bagi seluruh warga desa.
Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun itu kembali dilaksanakan di bawah arahan Sangadi Desa Siniyung, Oslan Laures, bersama para pemangku dan lembaga adat setempat. Bagi masyarakat, Monabang Kon Lipu bukan sekadar ritual tahunan, melainkan simbol persatuan, harapan, dan doa bagi keselamatan warga desa.
Dalam pelaksanaannya, air kelapa muda yang telah melalui rangkaian doa kemudian disiramkan ke rumah-rumah warga. Masyarakat setempat meyakini air tersebut membawa keberkahan, kesehatan, serta perlindungan dari berbagai penyakit dan marabahaya.
Dalam bahasa Mongondow, Monabang Kon Lipu memiliki arti “mendinginkan kampung”. Makna tersebut tidak hanya merujuk pada prosesi adat, tetapi juga doa bersama agar kehidupan masyarakat tetap damai, terhindar dari konflik, serta senantiasa dilimpahi keselamatan dan kesejahteraan.
Bagi warga Desa Siniyung, tradisi ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan di tengah arus modernisasi. Selain itu, Monabang Kon Lipu menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga tanpa memandang latar belakang.
Sangadi Desa Siniyung, Oslan Laures, menegaskan bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab bersama agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya.
“Ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Siniyung. Kami ingin anak cucu nanti tetap mengenal dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Monabang Kon Lipu,” ujarnya.
Di tengah semakin berkurangnya pelaksanaan ritual adat di berbagai daerah, Desa Siniyung tetap konsisten menjaga warisan budaya leluhur tersebut. Setiap tahun, masyarakat bergotong royong menyukseskan pelaksanaan Monabang Kon Lipu sebagai bentuk penghormatan terhadap adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Bunyi doa, kebersamaan warga, hingga siraman air kelapa ke setiap rumah menjadi gambaran kuatnya ikatan sosial masyarakat setempat. Monabang Kon Lipu pun menjadi cerminan kearifan lokal masyarakat Bolaang Mongondow yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, persaudaraan, dan kedamaian kampung.
Peliput : Dayat






