DetailNews.id, Bitung — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Bitung menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mempermudah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang pasar mendapatkan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Sosialisasi program KUR tersebut digelar pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan itu dihadiri Kepala Cabang Pembantu BSI Bitung Fahrun Massa bersama Azis Yamani dan Mulyadi Kautjil yang memaparkan mekanisme serta persyaratan pengajuan kredit kepada para pedagang.
Kepala Cabang Pembantu BSI Bitung, Fahrun Massa, memastikan pihaknya siap mendukung pelaku usaha yang memenuhi ketentuan untuk memperoleh pembiayaan KUR.
“KUR ini merupakan program pemerintah yang menggunakan dana rakyat dan diawasi pemerintah. Kami siap mendukung seluruh pelaku UMKM dan pedagang yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan,” kata Fahrun.
Menurutnya, akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat daya saing.
Sementara itu, Plt Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, mengatakan Perumda Pasar mengambil peran sebagai fasilitator agar pedagang lebih mudah mengakses program pembiayaan dari lembaga keuangan yang bekerja sama dengan perusahaan daerah.
“Kami akan membantu pedagang memenuhi persyaratan yang menjadi kewenangan Perumda Pasar. Tujuannya agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh akses modal untuk mengembangkan usahanya,” ujar Vanny.
Vanny yang juga menjabat pimpinan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) mengungkapkan, melalui pendampingan organisasi, sekitar 300 pedagang dan pelaku UMKM telah memperoleh fasilitas pembiayaan KUR dari berbagai lembaga perbankan maupun nonperbankan.
“Sebagai bagian dari organisasi pedagang dan pemerintah, kami konsisten mencarikan solusi pembiayaan yang berpihak kepada usaha kecil. Akses modal menjadi kebutuhan utama agar pedagang bisa naik kelas,” tegasnya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari para pedagang. Mereka menilai kemudahan akses pembiayaan menjadi solusi untuk memperkuat modal usaha tanpa melalui proses yang rumit.
Melalui kolaborasi Perumda Pasar dan BSI, diharapkan semakin banyak UMKM dan pedagang pasar di Kota Bitung memperoleh akses permodalan sehingga mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Peliput : ical






