Kamis, Juli 2, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungGuskamla Koarmada II Gelar Binopslat Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Hadapi Situasi Darurat Laut

Guskamla Koarmada II Gelar Binopslat Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Hadapi Situasi Darurat Laut

DetailNews.id, Bitung – Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II menggelar kegiatan Pembinaan Operasi dan Latihan (Binopslat) bidang Penanggulangan Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kapal (PEK) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, kemampuan teknis, serta kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, baik di lingkungan pangkalan maupun saat melaksanakan operasi di laut.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diawali dengan latihan Penanggulangan Kebakaran di Markas Guskamla Koarmada II Bitung, Kamis (2/7/2026), melalui kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung dan Tim Kesehatan RSAL Dr. Wahyu Slamet Bitung. Pada hari kedua, latihan akan dilanjutkan dengan materi Penyelamatan Kapal (PEK) dari ancaman kebakaran dan kebocoran yang dipusatkan di atas KRI LBA-881, yang saat ini beroperasi di bawah kendali Guskamla Koarmada II.

Latihan melibatkan prajurit Guskamla Koarmada II, personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung, unsur Dinas Perhubungan Kota Bitung, Tim Kesehatan RSAL Dr. Wahyu Slamet Bitung, serta anggota Pramuka Saka Bahari dan Saka Bhayangkara Kota Bitung sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam penanganan kondisi darurat.

Secara keseluruhan, kegiatan berada di bawah tanggung jawab Komandan Guskamla Koarmada II, Laksma TNI Edy Setiawan, S.E. Pembukaan latihan dilaksanakan mewakili Komandan Guskamla oleh Kepala Staf Guskamla Koarmada II, Kolonel (P) Irwan Aditya Winarno, S.Hub.Int., yang sekaligus bertindak sebagai Perwira Penasehat Latihan.

Sementara itu, Asisten Operasi Danguskamla Koarmada II, Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra, M.Tr.Opsla., bertindak sebagai Pelaksana Latihan (Palaklat)/Komandan Latihan (Danlat) yang mengendalikan seluruh rangkaian kegiatan. Adapun Perwira Pelaksana Latihan (Papelat) dipercayakan kepada Lettu Laut (S) Ahmad Rudi Wicaksono.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.30 WITA dengan pembukaan resmi. Selanjutnya, peserta menerima pembekalan teori mengenai teknik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), prosedur penanggulangan kebakaran, teknik penyelamatan (rescue), serta penanganan medis dalam kondisi darurat yang disampaikan oleh instruktur Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung dan Tim Kesehatan RSAL Dr. Wahyu Slamet Bitung.

Usai sesi klasikal, seluruh peserta mengikuti simulasi penggunaan APAR, dilanjutkan dengan latihan pemadaman api menggunakan armada pemadam kebakaran secara langsung. Seluruh tahapan latihan berlangsung dengan pengawasan ketat para instruktur untuk memastikan setiap prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan mewakili Danguskamla Koarmada II, Kolonel (P) Irwan Aditya Winarno menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut.

“Prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur, tetapi juga harus mampu mengendalikan berbagai kondisi darurat, termasuk kebakaran dan penyelamatan kapal. Melalui latihan ini kita membangun disiplin, koordinasi, serta kemampuan bertindak cepat sehingga setiap personel siap menghadapi situasi sebenarnya,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung, Nimrot, mengatakan penguasaan teknik dasar menjadi faktor utama dalam keberhasilan penanganan kebakaran.

“Peralatan yang modern harus didukung oleh sumber daya manusia yang memahami prosedur dan mampu bertindak cepat. Karena itu latihan seperti ini sangat penting agar setiap peserta memiliki pengalaman praktik sekaligus kepercayaan diri ketika menghadapi kondisi darurat,” katanya.

Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra selaku Palaklat/Danlat menjelaskan bahwa seluruh skenario latihan dirancang menyerupai kondisi nyata yang mungkin dihadapi personel saat bertugas.

“Kami ingin setiap prajurit mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kemampuan tersebut hanya dapat dibangun melalui latihan yang berkesinambungan sehingga personel benar-benar siap menghadapi ancaman kebakaran maupun keadaan darurat di kapal saat operasi berlangsung,” ujarnya.

Pada hari kedua, latihan akan dipusatkan di atas KRI LBA-881 dengan materi Penyelamatan Kapal (PEK) dari bahaya kebakaran dan kebocoran. Simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan pengendalian kerusakan kapal (damage control), penyelamatan personel, penanggulangan kebocoran, serta mempertahankan kesiapan operasional unsur laut dalam situasi darurat.

Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berakhir pada pukul 12.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Binopslat Tahun 2026 diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan prajurit Guskamla Koarmada II, sekaligus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan instansi terkait dalam mendukung keselamatan operasi dan keamanan maritim nasional.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments