DetailNews.id, Tarakan – Banyaknya tamu hotel yang datang ke Kalimantan Utara (Kaltara) ternyata belum mengetahui destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Kondisi ini dinilai menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus segera dibenahi agar sektor pariwisata daerah semakin berkembang.
Persoalan tersebut mengemuka dalam audiensi Komisi IV DPRD Kaltara bersama Dewan Pimpinan Daerah Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kaltara di Hotel Padmaloka, Kamis (6/8/2026).
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Supa’ad Hadianto, memastikan pihaknya akan menjembatani pertemuan antara IHGMA dan Dinas Pariwisata untuk menyusun langkah konkret memperkuat promosi wisata.
“Kami akan mengundang teman-teman IHGMA bersama dinas terkait dalam agenda reses nanti. Tujuannya agar kita bisa berdiskusi lebih akurat dan aktual mengenai kebutuhan pengembangan pariwisata di Kalimantan Utara,” ujar Supa’ad.
Menurutnya, industri perhotelan memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam memperkenalkan potensi wisata daerah. Sebab, hotel menjadi tempat pertama yang didatangi wisatawan saat tiba di Kalimantan Utara.
Karena itu, ia mendorong seluruh insan perhotelan, termasuk Duta Pariwisata di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi, dilibatkan sebagai ujung tombak promosi destinasi wisata.
Selain promosi wisata, IHGMA juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan dan sertifikasi bagi general manager maupun jajaran manajemen hotel. Organisasi tersebut juga berharap adanya payung hukum yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata.
Supa’ad menegaskan Komisi IV DPRD Kaltara mendukung aspirasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan perhotelan sekaligus memperkuat daya saing pariwisata daerah.
Ia juga mengapresiasi perkembangan tenaga kerja lokal di sektor perhotelan. Jika beberapa tahun lalu banyak posisi strategis masih diisi tenaga kerja dari luar daerah, kini sebagian besar telah dipercayakan kepada putra-putri Kaltara.
“Ini perkembangan yang baik. Tinggal bagaimana kualitas SDM terus ditingkatkan agar mampu bersaing dan mendukung kemajuan sektor pariwisata,” pungkasnya.
Peliput: Raden




