DetailNews.id, Bitung — Semangat membangun kebersamaan sekaligus mendorong kemajuan dunia seni terus dilakukan Ketua Umum Bitung Art Community (BiAC) Sulawesi Utara, Richaed Mamuntu, yang akrab disapa Ichal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Beking Rame”, yang mempertemukan komunitas kreatif masyarakat, musisi, artis, serta para pekerja seni dalam satu ruang untuk berkarya, berbagi dan mengembangkan kreativitas.
Kegiatan yang berlangsung di Taman Patung Dotulong, Kelurahan Madidir Weru, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Sabtu (5/9/2026), mendapat antusiasme masyarakat dan para pelaku seni.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi para pekerja seni untuk menunjukkan talenta, bertukar ide serta memperkuat hubungan antarkomunitas kreatif di Kota Bitung dan Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Richaed Mamuntu menegaskan bahwa seni memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat.
“Lewat wadah BiAC Sulawesi Utara, kami siap untuk berkarya, berbagi dan menginspirasi. Mari satukan ide, talenta dan karya untuk seni dan budaya yang berdaya,” ujar Richaed.
Menurutnya, seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Seni bukan sekadar hiburan, tetapi ruang untuk menyatukan perbedaan melalui karya dan kreativitas. Mari kita berkarya bersama untuk Bitung dan Sulawesi Utara. Dengan seni, kita dapat menyatukan kita semua,” tegasnya.
Richaed mengatakan, BiAC Sulut akan terus didorong menjadi wadah bersama bagi para pelaku seni dan komunitas kreatif.
“Kami ingin BiAC Sulut menjadi ruang bersama untuk berkarya, berbagi dan menginspirasi. Ketika kreativitas diberikan ruang, masyarakat memiliki kesempatan untuk tumbuh dan menghasilkan karya yang bernilai,” katanya.
Sementara itu, Koordinator BiAC Sulawesi Utara, Mario Mamuntu, S.AB, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan “Beking Rame” yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para musisi, artis dan pekerja seni.
“Dampak positif dan manfaat dari kegiatan ini langsung dirasakan masyarakat. Para musisi, artis dan pekerja seni diberikan ruang serta panggung untuk berkreasi dan mengembangkan setiap talenta yang mereka miliki,” kata Mario.
Ia menilai, kegiatan seni juga memiliki dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat karena membuka ruang bagi pelaku usaha dan UMKM untuk ikut terlibat.
“Perputaran ekonomi di lingkup pelaku usaha dan UMKM juga ikut bergerak. Karena itu, BiAC hadir bukan hanya sebagai wadah seni, tetapi juga sebagai ruang yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Mario menegaskan, BiAC Sulut akan terus menjadi wadah pemersatu bagi berbagai komunitas kreatif.
“Kami ingin BiAC menjadi rumah bersama bagi komunitas kreatif dan pekerja seni di Sulawesi Utara. BiAC hadir sebagai wadah pemersatu sekaligus ruang penyaluran bakat dan kreativitas,” tuturnya.
Menurut Mario, keberadaan komunitas seni juga dapat memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“BiAC menjadi wadah perekat persaudaraan. Kami ingin seni dan kreativitas menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang positif, aman dan penuh kebersamaan di Kota Bitung dan Sulawesi Utara,” tambahnya.
Antusiasme terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan masyarakat. Bryan, salah satu warga Kota Bitung, mengapresiasi kegiatan yang dinilainya mampu menghadirkan hiburan sekaligus memberikan ruang kepada masyarakat untuk berkarya.
“Terima kasih kepada Ketua Richaed Mamuntu dan Koordinator BiAC Sulut Mario Mamuntu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kami masyarakat merasa terhibur sekaligus diberikan ruang dan kesempatan untuk bisa berkarya,” kata Bryan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Bitung membutuhkan ruang kreatif seperti ini, bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menampilkan bakat dan kreativitasnya. Kami berharap kegiatan BiAC terus berlanjut,” ujarnya.
Dengan semangat “Beking Rame”, BiAC Sulut di bawah kepemimpinan Richaed Mamuntu diharapkan semakin mampu menjadi ruang kolaborasi bagi musisi, artis, komunitas, seniman, pelaku UMKM dan masyarakat luas.
Kehadiran BiAC juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menjadikan seni sebagai kekuatan untuk membangun persaudaraan, kreativitas dan kebersamaan di Kota Bitung dan Sulawesi Utara.




