DetailNews.id, Tanjung Selor – Sebanyak 13 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII siap memperkuat jajaran aparatur pemerintahan di Kalimantan Utara (Kaltara) setelah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun. Para lulusan tersebut akan ditempatkan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara serta seluruh kabupaten/kota.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat menghadiri dan memimpin kegiatan Serah Terima Lulusan IPDN Angkatan XXXIII dan Dokumen Persyaratan Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 di Ruang Rapat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (15/9).
Sekprov Denny menyampaikan selamat kepada seluruh purna praja yang telah menyelesaikan pendidikan dan memasuki tahapan awal pengabdian sebagai aparatur pemerintah.
Ia mengingatkan, kehadiran lulusan IPDN menjadi bagian penting dalam memperkuat sumber daya manusia aparatur di Kaltara, khususnya untuk menghadirkan ASN yang profesional, berintegritas, disiplin dan memiliki wawasan kebangsaan.
“Selamat kepada seluruh lulusan IPDN. Setelah menyelesaikan pendidikan, sekarang waktunya mengamalkan ilmu dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Denny.
Sebanyak 13 lulusan IPDN tersebut akan ditempatkan di enam pemerintah daerah di Kaltara. Rinciannya, 4 CPNS untuk Pemprov Kaltara, 2 CPNS untuk Kabupaten Bulungan, 1 CPNS untuk Kabupaten Malinau, 3 CPNS untuk Kabupaten Nunukan, 2 CPNS untuk Kabupaten Tana Tidung, dan 1 CPNS untuk Kota Tarakan.
Denny berpesan agar para lulusan tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga mampu memahami kondisi masyarakat di wilayah penugasan.
Ia meminta para purna praja dapat menyerap aspirasi masyarakat, memahami potensi daerah, serta menggali berbagai ide dan inovasi lokal yang dapat mendukung pembangunan.
“Jadilah ASN yang mau mendengar masyarakat, memahami potensi daerah dan terus mencari cara baru untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.
Denny juga meminta jajaran kepegawaian di kabupaten/kota untuk memberikan pendampingan dan bimbingan kepada para lulusan IPDN dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja masing-masing.
Menurutnya, kelulusan dari IPDN bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara.
“Pegang teguh integritas, disiplin, dan loyalitas. Terus belajar dan berinovasi. Jadikan setiap tugas sebagai kesempatan untuk berkembang dan memberikan perubahan positif bagi Kalimantan Utara,” pesannya.
Terkait Terhitung Mulai Tanggal (TMT) CPNS serta penempatan jabatan maupun unit organisasi, Denny menjelaskan bahwa Pemprov Kaltara masih menunggu informasi Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengenai penetapan kebutuhan PNS dari lulusan IPDN.
Sembari menunggu keputusan tersebut, para lulusan IPDN Angkatan XXXIII dapat diperbantukan pada pemerintah kabupaten/kota sesuai dengan daerah penempatannya.
Denny berharap kehadiran para purna praja muda tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus memperkuat kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di Kaltara. (dkisp)




