BerandaCilacapDiduga Keracunan MBG, 348 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Alami Keluhan Kesehatan

Diduga Keracunan MBG, 348 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Alami Keluhan Kesehatan

DetailNews.id, Cilacap – Ratusan siswa SMA Negeri 1 Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami keluhan kesehatan secara bersamaan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Rabu (23/9/2026), tercatat 348 siswa mengalami gejala seperti pusing, mual, dan diare, sementara puluhan lainnya harus mendapatkan penanganan medis.

Pemerintah Kabupaten Cilacap langsung menerjunkan tim kesehatan untuk menangani para siswa sekaligus menelusuri dugaan keterkaitan kejadian tersebut dengan menu MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Annisa Fabriana, mengatakan Pemerintah Kabupaten Cilacap menerima laporan mengenai kondisi para siswa pada Rabu (23/9/2026).

“Tadi siang terinfo ada anak dari SMA Negeri 1 Sampang yang diduga keracunan makanan MBG dari masakan hari Selasa (22/9). Beberapa anak mulai merasakan gejala tadi malam, di antaranya pusing, mual, dan diare,” ujar Annisa saat memberikan keterangan resmi.

Berdasarkan data yang dihimpun Detail.news dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Cilacap, sebanyak 348 siswa dari tiga tingkatan kelas mengalami keluhan kesehatan.

Rinciannya, 108 siswa kelas X, 112 siswa kelas XI, dan 128 siswa kelas XII.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinkes KB langsung menerjunkan tim kesehatan ke SMAN 1 Sampang.

Tim melakukan penanganan terhadap siswa yang mengalami keluhan sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan para siswa.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap begitu ada informasi sudah langsung meluncur. Tim langsung mengambil langkah-langkah penanganan,” kata Annisa.

Dari ratusan siswa yang mengalami keluhan, sebagian besar disebut mengalami gejala ringan sehingga tidak memerlukan perawatan intensif di fasilitas kesehatan.

Namun, sejumlah siswa harus mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Annisa mengatakan sebagian siswa yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Sampang telah mengalami perbaikan kondisi dan diperbolehkan pulang.

“Yang di Puskesmas Sampang sebagian besar sudah membaik dan diperbolehkan pulang, tersisa empat anak yang masih dirawat,” jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 19 siswa dirujuk ke RSUD Cilacap. Dari jumlah tersebut, 10 siswa telah menjalani rawat inap, sedangkan sembilan lainnya masih berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Rabu sore untuk menjalani pemantauan tim medis.

Pemkab Cilacap memastikan penanganan terhadap para siswa terus dilakukan. Kondisi mereka juga dipantau hingga dinyatakan pulih.

Adapun dugaan keterkaitan keluhan kesehatan dengan makanan MBG masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Pemeriksaan terhadap makanan yang dikonsumsi para siswa serta faktor lain yang berkaitan dengan munculnya keluhan menjadi bagian penting untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Pemerintah Kabupaten Cilacap menyatakan penanganan kesehatan menjadi prioritas, sementara proses pemeriksaan terhadap dugaan kejadian tersebut dilakukan sesuai prosedur.

Peliput : Sani

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments