BerandaCilacapPeletakan Batu Pertama Koperasi Al Mabrur, Muhammadiyah Cilacap Perkuat Ekonomi Umat

Peletakan Batu Pertama Koperasi Al Mabrur, Muhammadiyah Cilacap Perkuat Ekonomi Umat

DetailNews.id, Cilacap – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cilacap mulai memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui pembangunan gedung Koperasi Al Mabrur yang akan menaungi Toko Swalayan dan Kafe Mubarok. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Tritihkulon, Cilacap, Sabtu (10/10/2026).

Pembangunan yang diperkirakan menelan anggaran Rp1,2 miliar itu diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengembangkan usaha berbasis kerakyatan sekaligus mendukung keberlangsungan dakwah dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua PDM Kabupaten Cilacap, Dr. Habib Ghozali, M.Sy., menegaskan bahwa Koperasi Al Mabrur tidak boleh hanya menjadi lembaga ekonomi atau sekadar bangunan usaha. Lebih dari itu, koperasi harus mampu menghadirkan kemaslahatan, kemandirian, keadilan, dan kesejahteraan umat.

Menurutnya, pembangunan koperasi harus dilandasi niat yang kuat dan amanah, bukan semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis.

“Peletakan batu pertama ini harus sekaligus menjadi peletakan fondasi niat. Tujuan kita jelas, mencari rida Allah, memperkuat kemaslahatan dakwah, dan menghadirkan kesejahteraan umat sampai di akar rumput,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat tiga pilar utama Muhammadiyah, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Manajer Koperasi Al Mabrur, Drs. H. Farid Maruf, S.T., M.M., mengatakan koperasi harus menjadi wujud nyata penerapan nilai-nilai Islam dalam pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Al Mabrur harus mampu memberikan manfaat konkret melalui pengembangan usaha yang profesional, berkeadilan, serta berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat.

“Koperasi ini jangan berhenti sebagai bangunan ekonomi atau lembaga usaha. Ia harus menjadi dalil yang hidup tentang keindahan Islam. Islam yang menghadirkan pemberdayaan, keadilan, kemandirian, kemaslahatan, dan solusi bagi masyarakat kita di akar rumput,” katanya.

Farid menambahkan, pengembangan Toko Swalayan dan Kafe Mubarok diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun holding usaha yang dapat mendukung kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sekaligus memperkuat ekonomi organisasi.

Di sisi lain, Wakil Ketua Majelis Ekonomi, H. Kuswan Hasan, berharap Koperasi Al Mabrur tidak hanya berfokus pada penguatan aktivitas bisnis, tetapi juga mampu menopang kegiatan dakwah, meningkatkan kesejahteraan mubalig, dan memberdayakan jamaah.

Ia menilai jaringan Muhammadiyah memiliki modal sosial yang besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola melalui sistem yang profesional dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Dengan pembangunan Koperasi Al Mabrur Toko Swalayan dan Kafe Mubarok, Muhammadiyah Cilacap berharap terbentuk ekosistem ekonomi yang saling terhubung dengan jaringan organisasi. Kehadirannya diharapkan mampu memperluas manfaat usaha sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat di tingkat akar rumput.

Peliput : Sani

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments