BerandaJakartaPHM Bawa UMKM Kaltim Jajaki Pasar Global di Trade Expo Indonesia 2026

PHM Bawa UMKM Kaltim Jajaki Pasar Global di Trade Expo Indonesia 2026

DetailNews.id, Jakarta – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional melalui ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 tahun 2026.

Dalam pameran yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, pada 14-18 Oktober 2026 itu, PHM memfasilitasi dua kelompok UMKM binaan untuk mempromosikan produk unggulan sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan pembeli dari dalam dan luar negeri.

PHM bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Provinsi Kalimantan Timur dalam keikutsertaan tersebut. PHM juga menjadi satu-satunya perusahaan migas di Kalimantan Timur yang berpartisipasi dalam TEI 2026.

Dua kelompok UMKM yang dibawa PHM yakni Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam dari Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan produk lidi nipah dan media tanam nipah.

Kemudian, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Prima dari Desa Salo Palai, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang mengembangkan produk arang kayu halaban.

Kedua kelompok tersebut telah memiliki pengalaman menembus pasar ekspor. Produk lidi nipah KTH Sinar Nilam pernah dikirim ke India, sedangkan arang kayu halaban BUMDes Karya Prima telah dipasarkan ke Kanada.

Produk-produk tersebut mendapat perhatian pengunjung sejak hari pertama pameran. Minat datang dari pembeli, pedagang, dan peneliti dalam negeri yang berasal dari sejumlah daerah, seperti Jakarta, Medan, Yogyakarta, Sumatera Barat, Lampung, dan Palembang.

Pengunjung dari Amerika Serikat, Serbia, Nigeria, India, dan Pakistan juga menunjukkan ketertarikan terhadap produk yang dipamerkan di stan PHM.

Head of Communication Relations & CID PHM, Achmad Krisna Hadiyanto, mengatakan keikutsertaan UMKM binaan dalam TEI 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat berkelanjutan melalui program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

Menurutnya, pemberian akses promosi di tingkat nasional dan internasional penting untuk memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM yang memiliki potensi ekspor.

“Beberapa kelompok mitra binaan telah memiliki produk-produk yang berpotensi untuk komoditas ekspor. Untuk itu, perlu diberikan akses promosi skala nasional dan internasional, seperti ajang TEI 2026 ini, untuk memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan mitra binaan,” jelas Achmad.

Dia berharap keikutsertaan dalam pameran tersebut dapat mendorong KTH Sinar Nilam dan BUMDes Karya Prima meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan bisnis, serta menjalin kemitraan dengan calon pembeli.

Selama ini, kedua kelompok masih mengandalkan agen eksportir atau pedagang perantara untuk memasarkan produknya.

“Melalui ajang TEI 2026 ini, kami berharap KTH Sinar Nilam dan BUMDes Karya Prima dapat memperkenalkan produk mereka, memperluas jejaring bisnis, menjalin kemitraan dengan calon pembeli, serta meningkatkan kapasitas dalam memasarkan produknya secara mandiri,” ujarnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UKM Provinsi Kalimantan Timur, Ali Wardana, mengapresiasi partisipasi PHM dalam pameran perdagangan internasional tersebut.

Dia menilai pembinaan dan pendampingan yang dilakukan PHM telah membantu menghasilkan produk UMKM dengan kualitas dan tampilan yang baik. Tahap selanjutnya adalah memperkuat hilirisasi dan pemasaran agar produk tersebut mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“TEI merupakan momentum yang tepat bagi kita untuk berkolaborasi sebagai satu kesatuan Kalimantan Timur dalam memperluas akses pasar UMKM, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Ali.

Sejumlah agenda bisnis juga diikuti UMKM binaan PHM selama pameran. Pada hari pertama, produk arang kayu halaban dari BUMDes Karya Prima mengikuti kegiatan business matching.

Sementara itu, KTH Sinar Nilam dijadwalkan mengikuti business counseling bersama perwakilan perdagangan luar negeri, yakni Atase Perdagangan di New Delhi, India, dan Atase Perdagangan di Ankara, Turki.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua kelompok untuk memahami kebutuhan pasar, membangun koneksi bisnis, dan menjajaki peluang kerja sama dengan calon mitra dagang.

Pada hari kedua pameran, Paviliun Kalimantan Timur juga dikunjungi Menteri Perdagangan RI Budi Santoso. Dalam kesempatan itu, PHM memperkenalkan produk lidi nipah, media tanam nipah, dan arang kayu halaban yang dikembangkan UMKM binaannya.

Paviliun tersebut turut dikunjungi Wakil Gubernur Kalimantan Timur Aji Seno, didampingi Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim Heni Purwaningsih.

Aji Seno mengapresiasi dukungan PHM terhadap pengembangan UMKM di Kalimantan Timur. Dia berharap semakin banyak pelaku usaha lokal yang memperoleh kesempatan mengikuti pameran internasional untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan kapasitas ekspor.

“Saya sangat mengapresiasi dukungan dari perusahaan terhadap pengembangan UMKM, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur. Sehingga diharapkan akan lebih banyak lagi UMKM yang mempunyai kesempatan mengikuti event-event seperti ini untuk penjajakan dan penjaringan bisnis skala internasional,” ujarnya.

Dia berharap keikutsertaan dalam ajang perdagangan internasional dapat mendorong semakin banyak UMKM di Kalimantan Timur naik kelas dan menjadi eksportir.

Trade Expo Indonesia merupakan pameran perdagangan internasional berorientasi business-to-business (B2B) yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan pembeli dan investor global. Ajang ini juga menjadi sarana untuk mendorong transaksi perdagangan, investasi, dan peningkatan daya saing produk nasional.

Partisipasi PHM dalam TEI 2026 sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperluas pasar ekspor nonmigas dan nonbatu bara. Melalui kolaborasi tersebut, produk unggulan daerah diharapkan semakin dikenal, memiliki jaringan pemasaran yang lebih kuat, dan membuka peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments