DetailNews.id, Tarakan – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Supa’ad Hadianto, mengajak Paguyuban Sedulur Wong Tulungagung di Kota Tarakan memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan komunikasi dengan masyarakat serta pemerintah. Menurutnya, kekompakan organisasi dan keterbukaan terhadap aspirasi menjadi kunci untuk membangun kebersamaan sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Hal itu disampaikan Supa’ad saat menghadiri kegiatan Paguyuban Sedulur Wong Tulungagung di Jalan Matahari, Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan, Minggu (25/10/2026).
Menurut Supa’ad, paguyuban memiliki peran penting sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah untuk saling membantu dan memperkuat solidaritas di tengah kehidupan masyarakat perantauan.
“Tujuan kita bersilaturahmi bukan hanya untuk mempererat persaudaraan sesama orang Jawa, tetapi juga dengan saudara-saudara kita dari berbagai daerah yang hidup bersama di Kota Tarakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Supa’ad juga berbagi pengalaman ketika dipercaya memimpin organisasi masyarakat. Ia menekankan bahwa membangun organisasi membutuhkan proses, kesabaran, serta kekuatan internal yang tumbuh melalui kebersamaan.
Menurut dia, keterbatasan sumber daya tidak seharusnya menjadi penghalang bagi organisasi untuk berkembang. Hal terpenting adalah menjaga kekompakan dan memastikan setiap anggota memiliki semangat untuk berkontribusi.
“Dalam membangun organisasi, yang pertama harus dilakukan adalah memperkuat internal. Kalau persatuan dan kekuatan mental kita terjaga, insyaallah berbagai tantangan bisa dihadapi bersama,” katanya.
Selain persatuan, Supa’ad menilai keterbukaan terhadap kritik dan masukan merupakan hal penting dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin harus bersedia mendengarkan masyarakat, turun langsung ke lapangan, serta berupaya mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.
Ia mengibaratkan seorang pemimpin seperti lautan yang mampu menampung berbagai hal tanpa kehilangan kemampuannya untuk tetap memberikan manfaat.
“Pemimpin harus memiliki hati yang luas dan kesabaran. Kita harus mau mendengar masyarakat, tidak merasa selalu benar, dan berusaha mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” tuturnya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kaltara yang membidangi kesejahteraan rakyat, Supa’ad menyebut sejumlah persoalan yang menjadi perhatiannya, di antaranya pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, persoalan sosial, dan kegiatan keagamaan.
Ia juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, termasuk terkait akses layanan kesehatan dan kesempatan kerja.
Menurut Supa’ad, komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat diperlukan agar berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui dan diperjuangkan sesuai kewenangan yang dimiliki.
Ia mengakui keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan. Meski demikian, dirinya menyatakan akan terus berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan mempertimbangkan kewenangan serta kemampuan anggaran yang tersedia.
Supa’ad turut menekankan pentingnya keterbukaan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui kegiatan dan upaya yang dilakukan wakilnya agar komunikasi serta kepercayaan publik dapat terus terjaga.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Sedulur Wong Tulungagung Tarakan, Edy Wibowo Buwono, mengapresiasi kehadiran Supa’ad Hadianto dalam kegiatan tersebut.
Menurut Edy, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi dan kebutuhan warga secara langsung.
Ia berharap komunikasi antara paguyuban dan para pemangku kepentingan dapat terus terjalin. Dengan demikian, keberadaan organisasi masyarakat tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarangggota paguyuban sekaligus menjaga kebersamaan dengan masyarakat Kota Tarakan yang berasal dari berbagai daerah.
Melalui semangat persatuan dan kepedulian sosial, paguyuban diharapkan dapat terus berperan aktif dalam membangun hubungan harmonis di tengah keberagaman masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang rukun dan saling membantu.
Peliput: Raden




