DetailNews.id, Jepara – Dominasi cabang olahraga sepak takraw Kabupaten Jepara di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 berbuah manis. Tampil konsisten sepanjang pertandingan di GOR Kalijaga, Demak, pada 20–24 Oktober 2026, tim sepak takraw Jepara sukses memastikan gelar juara umum dengan torehan tujuh medali emas dan satu perunggu.
Tujuh medali emas tersebut diraih dari nomor team regu putra dan putri, quadrant putra dan putri, serta inter regu putri. Sementara itu, satu medali perunggu diperoleh dari nomor inter regu putra.
Keberhasilan ini menjadi bukti hasil pembinaan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Jepara yang terus menjaga kualitas atlet dan konsistensi prestasi dalam berbagai kejuaraan.
Ketua PSTI Jepara, Ary Bachtiar, menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh jajaran pengurus yang telah bekerja keras membawa sepak takraw Jepara meraih hasil membanggakan.
”Raihan tujuh medali emas merupakan prestasi yang patut kita syukuri, meskipun kehilangan peluang satu medali emas. Namun, hal ini tidak mengurangi apresiasi terhadap perjuangan para atlet dan bukan menjadi alasan untuk kecewa berlebihan,” ujar Ary, Minggu (25/10/2026).
Ary yang juga menjabat Ketua Kontingen Jepara pada Porprov 2026 menegaskan, peluang emas yang belum berhasil diraih akan menjadi bahan evaluasi bagi PSTI Jepara. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan dan meningkatkan kualitas penampilan atlet pada kompetisi mendatang.
”Saya berharap prestasi tidak berhenti sampai di sini. Pembinaan harus terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya mampu mempertahankan prestasi, tetapi juga meningkatkan capaian di kejuaraan berikutnya,” tuturnya.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Ketua I PSTI Jepara, Hasanudin. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras seluruh tim yang mampu mengantarkan sepak takraw Jepara menjadi yang terbaik di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
”Tiada kata yang pantas terucap kecuali syukur Alhamdulillah. Semua pihak, atlet, pelatih, ofisial, dan semuanya sudah berupaya maksimal serta mempersembahkan yang terbaik. Tujuh emas dan satu perunggu adalah bukti bahwa cabor sepak takraw telah mempersembahkan hasil terbaiknya,” kata Hasanudin.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat dipertahankan sebagai tradisi prestasi sepak takraw Jepara sekaligus memacu cabang olahraga lainnya untuk meraih hasil serupa.
”Sukses sepak takraw sudah menjadi tradisi di berbagai event dan mengharumkan nama Jepara sampai ke kancah internasional. Selamat untuk semua pihak yang telah bekerja keras serta memberikan doa terbaik untuk tim. Semoga sukses ini segera disusul cabor yang lain,” pungkasnya.
Gelar juara umum ini semakin memperkuat posisi sepak takraw sebagai salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Jepara. Ke depan, kesinambungan pembinaan dan evaluasi diharapkan mampu menjaga prestasi sekaligus membuka peluang meraih hasil yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
Peliput : Slamet




