DetailNews.id, Jepara – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Jepara berlangsung khidmat dengan momen penghormatan khusus kepada almarhumah Syabila Rizkia Putri Raharja (22), atlet selam kebanggaan daerah yang meninggal dunia saat berjuang membawa nama Jepara di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Jepara, Rabu (28/10/2026), menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan atlet muda tersebut sekaligus memperkuat semangat patriotisme, kegigihan, dan empati di kalangan generasi muda.
Kapolres Jepara AKBP Keris Aji Wibisono bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Jepara, para kepala perangkat daerah, camat, jajaran pejabat utama dan perwira Kodim 0719/Jepara serta Polres Jepara, dan mahasiswa di lingkungan Kabupaten Jepara.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan perjuangan Syabila yang telah menunjukkan dedikasi dalam bidang olahraga.
“Ketiga nilai luhur tersebut bukan sekadar tema, melainkan telah diwujudkan secara nyata oleh almarhumah Syabila Rizkia Putri Raharja,” ungkap inspektur upacara.
Kepergian Syabila meninggalkan duka sekaligus teladan bagi masyarakat Jepara, khususnya generasi muda. Semangat, kedisiplinan, dan sportivitas yang ditunjukkannya menjadi pengingat bahwa perjuangan mengharumkan nama daerah membutuhkan pengorbanan dan komitmen.
Dalam amanatnya, inspektur upacara juga mengajak para pemuda Jepara untuk menjaga diri dan masa depan dengan bijaksana. Generasi muda diimbau menjauhi perilaku yang merusak, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, balap liar, dan judi daring.
Selain itu, pemuda diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun isu yang dapat memecah belah persatuan.
Selain penghormatan kepada almarhumah Syabila, upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Kabupaten Jepara Tahun 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kreativitas dan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi pembangunan.
Juara pertama diraih Anik Isniati dan Amin Fahrudin melalui karya Pengembangan Motif Tenun Ikat Berbasis Kearifan Lokal melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Computer Numerical Control (CNC).
Inovasi tersebut menggabungkan teknologi dengan kearifan lokal untuk mengembangkan motif tenun ikat, sehingga berpotensi memperkuat kreativitas sekaligus melestarikan identitas budaya daerah.
Juara kedua diraih tim Eka Latifatul Fitroa Hadi, Nikeisha Michaela Ophelia Veda, dan Syafriyanti Annur melalui inovasi SPECTRAFOOD: Foodborne Pathogen Detection Terintegrasi Machine Learning untuk Mitigasi Insiden Keracunan Makan Bergizi Gratis.
Sementara itu, juara ketiga diraih Muhammad Verdi, Muhammad Fariz Afandi, Joseffin Alenta Kristiawan, dan Muhammad Miftahur Rizqy melalui produk RULAMI, yakni bumbu penyedap rasa alami berbahan ikan rucah dan latoh khas pesisir Jepara.
Adapun kategori juara harapan diberikan kepada sejumlah inovator dengan karya di berbagai bidang.
Juara Harapan I diraih Dwi Marta Salsabiatul Muna, Salsabyala Alena Thu Winanda, dan Syafriyanti Annur melalui VESTURA, rompi pintar yang memanfaatkan sistem pakar untuk mendeteksi penyimpangan kelengkungan tulang belakang.
Juara Harapan II diraih Gita Faroka, S.Pd., melalui HOKYA, inovasi horog-horog instan berbahan yakon dan sukun yang dikembangkan sebagai pangan fungsional untuk diversifikasi pangan.
Sementara itu, Juara Harapan III diraih Rouf Khaironi, S.Pd., M.Pd., Arum Kusumawati, S.Pd., M.Pd., Duta Widya Dharma, dan Riski Dwi Aditya melalui OrchiSmart, mini rumah kaca berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk mengoptimalkan kondisi mikroklimat anggrek pada berbagai fase pertumbuhan.
Rangkaian penghargaan tersebut menunjukkan beragam potensi inovasi masyarakat Jepara, mulai dari pelestarian budaya, teknologi pangan, kesehatan, hingga pengembangan pertanian berbasis teknologi.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap generasi muda terus mengembangkan potensi, menghasilkan karya inovatif, serta menanamkan semangat persatuan dan kepedulian terhadap sesama.
Penghormatan kepada Syabila dan apresiasi bagi para inovator menjadi dua pesan penting dalam peringatan tahun ini: semangat pengabdian patut dikenang, sementara kreativitas dan kerja nyata perlu terus didorong demi kemajuan daerah dan bangsa.
Peliput : Slamet




