DetailNews.id, Boltim – Cakupan program Zona Nilai Tanah (ZNT) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) diharapkan tidak berhenti pada wilayah awal pelaksanaan. Bupati Oskar Manoppo mendorong agar program tersebut nantinya dapat menjangkau seluruh tujuh kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola informasi pertanahan di daerah.
Harapan itu disampaikan Oskar saat menerima audiensi jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Utara di ruang kerjanya, Jumat (6/11/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan serta penerapan program ZNT di Kabupaten Boltim.
Oskar mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Boltim sebagai salah satu daerah yang ditunjuk untuk pelaksanaan program tersebut. Ia berharap tahapan presentasi akhir atau final presentation dapat berjalan dengan baik sehingga membuka peluang pengembangan cakupan program.
“Boltim merupakan salah satu daerah yang ditunjuk dan diberikan kepercayaan. Ini tentu menjadi suatu kebanggaan bagi kami. Apabila presentasi akhir tentang Zona Nilai Tanah ini berhasil, tentunya akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan program ini ke depannya hingga menjangkau tujuh kecamatan,” ujar Oskar.
Menurutnya, pengembangan ZNT menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memiliki informasi nilai tanah yang lebih terstruktur. Data tersebut diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan serta membantu meningkatkan transparansi pelayanan di bidang pertanahan.
Audiensi itu turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah Boltim M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., dan Asisten Administrasi Umum.
Zona Nilai Tanah merupakan informasi mengenai gambaran nilai tanah berdasarkan zona atau kawasan tertentu. Data ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam perencanaan wilayah dan pengelolaan pertanahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, nilai dalam peta ZNT tidak otomatis menjadi harga jual setiap bidang tanah. Karakteristik dan kondisi masing-masing bidang tetap perlu diperhitungkan dalam penggunaan informasi tersebut.
Rencana perluasan hingga tujuh kecamatan masih menjadi target pengembangan yang diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap. Karena itu, hasil tahapan presentasi akhir menjadi salah satu bagian penting sebelum menentukan langkah berikutnya.
Pemkab Boltim berharap kerja sama dengan BPN Sulawesi Utara terus berjalan untuk memastikan penyediaan data pertanahan sesuai kebutuhan daerah.
Melalui pengembangan program ini, pemerintah daerah menargetkan tersedianya informasi nilai tanah yang lebih tertata dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai salah satu pendukung kebijakan pembangunan di Bolaang Mongondow Timur.
Peliput : Amingsih




