DetailNews.id, Bolmong – Personel Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) masih disiagakan di tiga desa wilayah Dumoga Bersatu menyusul konflik sosial yang sempat memicu ketegangan antarwarga. Langkah pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah munculnya kembali bentrokan.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Raja Bogani diterjunkan langsung ke lokasi pada Minggu (8/11/2026), di bawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Hardi Yanto Daenk.
Kehadiran tim tersebut difokuskan pada upaya meredakan ketegangan, memisahkan kelompok yang terlibat, serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya konflik.
Selain pengamanan fisik, personel kepolisian juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing emosi, dan mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan.
AKP Hardi Yanto Daenk menegaskan, Polres Bolmong berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan perlindungan kepada seluruh warga.
“Kami meminta seluruh warga di tiga desa tersebut untuk tidak terpancing emosi, mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan, dan tetap menjaga kerukunan sesama warga. Polri hadir di sini untuk melindungi masyarakat dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, situasi di ketiga desa saat ini terpantau semakin membaik dan kondusif. Kendati demikian, personel pengamanan tetap berada di lokasi untuk memantau perkembangan situasi hingga kondisi benar-benar aman.
Polres Bolmong mengajak seluruh masyarakat Dumoga Bersatu untuk menjaga persaudaraan, menahan diri, serta bersama-sama menciptakan suasana damai agar konflik serupa tidak kembali terjadi.
Peliput : Dayat




