Jumat, Maret 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungArus Mudik Meningkat, PELNI Bitung Perkuat Layanan dan Pengamanan

Arus Mudik Meningkat, PELNI Bitung Perkuat Layanan dan Pengamanan

DetailNews.id, Bitung – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Peningkatan ini terjadi seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pada 16–17 Maret 2026.

Berdasarkan data per 16 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 6–22 Maret 2026 telah mencapai 278.530 tiket. Sementara realisasi penumpang pada 6–15 Maret 2026 tercatat sebanyak 185.697 orang, meningkat 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 179.972 penumpang.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyebut lonjakan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan transportasi laut.

“Kami melihat antusiasme mudik tahun ini jauh lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami telah meningkatkan kesiapan operasional secara menyeluruh, mulai dari penambahan personel pelayanan hingga pengawasan ketat di kapal dan pelabuhan,” ujar Ditto.

Ia menambahkan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 27.350 orang.

“PELNI menyediakan total 751.550 tiket selama periode Angkutan Lebaran 6 Maret hingga 6 April 2026. Beberapa rute di wilayah barat seperti Batam–Belawan diprediksi menjadi yang terpadat tahun ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Bitung, Juni Samsudin, menyampaikan bahwa tren peningkatan penumpang juga mulai terlihat di wilayah Indonesia timur, termasuk di Pelabuhan Bitung.

“Kami di Cabang Bitung juga merasakan adanya peningkatan arus penumpang, khususnya pada rute-rute antar wilayah timur. Ini menjadi indikasi bahwa mobilitas masyarakat menjelang Lebaran tahun ini semakin tinggi,” ujar Juni.

Ia memastikan kesiapan operasional di Pelabuhan Bitung telah diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.

“Kami telah mengoptimalkan pelayanan di pelabuhan, mulai dari sistem boarding, pengaturan arus penumpang, hingga koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama masa angkutan Lebaran,” jelasnya.

Juni juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik.

“Kami mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket lebih awal melalui kanal resmi PELNI agar perjalanan lebih nyaman dan terhindar dari kepadatan di pelabuhan,” tambahnya.

Untuk memastikan kelancaran Angkutan Lebaran, PELNI telah melakukan berbagai langkah strategis, antara lain:

Menggelar workshop keselamatan bagi seluruh awak kapal, Menyiapkan posko terpadu dan monitoring cuaca bersama BMKG, Penyesuaian rute dan jadwal pelayaran, Penambahan personel pengamanan internal dan eksternal

Perusahaan juga mengingatkan seluruh penumpang untuk mematuhi prosedur keselamatan selama perjalanan serta mengikuti arahan awak kapal.

Hingga 16 Maret 2026, sejumlah pelabuhan dan rute tercatat sebagai yang terpadat:

Keberangkatan:

Batam (22.840 penumpang), Balikpapan (22.300), Makassar (22.002), Ambon (14.446), Kumai (14.119)

Kedatangan:

Surabaya (36.936 penumpang), Belawan (22.670), Makassar (21.033), Bau-Bau (17.768), Ambon (13.663)

Rute Terpadat:

Batam – Belawan (20.251 penumpang), Balikpapan – Surabaya (10.980), Kumai – Semarang (8.727), Makassar – Surabaya (7.009), Belawan – Batam (5.851)

Sebagai BUMN di sektor pelayaran, PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan 75 pelabuhan. Selain itu, PELNI juga mengelola kapal perintis untuk wilayah 3TP, tol laut, serta layanan logistik nasional.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments