Jumat, April 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaJombangBantuan Pangan 2026 Resmi Digulirkan, Ini Pesan Bupati Warsubi

Bantuan Pangan 2026 Resmi Digulirkan, Ini Pesan Bupati Warsubi

DetailNews.id, Jombang – Ratusan warga Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, mulai menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari Pemerintah Kabupaten Jombang dalam program penyaluran alokasi Februari dan Maret 2026 yang resmi diluncurkan pada Jumat (10/4/2026).

Launching dipimpin langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, perwakilan Forkopimda, serta pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin.

Dalam sambutannya, Warsubi menegaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai langkah memberikan stimulus ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.

“Penyaluran bantuan pangan ini dilaksanakan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat penerima, serta sebagai upaya mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, dan mengendalikan gejolak harga serta inflasi,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan mencakup dua komoditas utama, yakni 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per Penerima Bantuan Pangan (PBP) setiap bulan. Karena alokasi mencakup dua bulan, masyarakat menerima bantuan tersebut sekaligus dalam satu tahap penyaluran.

Data penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial. Untuk wilayah Kabupaten Jombang, total terdapat 207.858 penerima yang tersebar di 21 kecamatan dan 306 desa.

Khusus di Kecamatan Plandaan, tercatat sebanyak 8.249 PBP, dengan 910 penerima berasal dari Desa Purisemanding.

Warsubi berharap distribusi bantuan berjalan lancar tanpa kendala teknis dan tepat sasaran. Ia juga menginstruksikan para camat hingga kepala desa untuk terjun langsung mengawal proses penyaluran.

“Saya mengharapkan agar penyaluran bantuan pangan ini dapat berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Peran aktif camat dan kepala desa sangat dibutuhkan dalam pengawasan di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Husin menjelaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan instruksi pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto, dengan penugasan kepada BULOG untuk mendistribusikan bantuan.

Ia juga menjelaskan alasan tidak adanya alokasi bantuan pada Januari 2026.

“Program ini menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi anggaran pemerintah pusat. Untuk saat ini, bantuan baru dicairkan untuk Februari dan Maret,” jelasnya.

Lebih lanjut, Husin menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Tujuan utama dari bantuan pangan ini adalah mendukung swasembada pangan berkelanjutan, yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia,” pungkasnya.

Peliput : Haris

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments