DetailNews.id, Tarakan – Kantor Bea Cukai Tarakan meningkatkan pengawasan terhadap arus penumpang internasional, khususnya dari Tawau, Malaysia, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tarakan, Hardianto Belman Situmorang, mengatakan peningkatan pengawasan dilakukan seiring bertambahnya intensitas kedatangan dan keberangkatan penumpang.
“Pengawasan terhadap penumpang internasional, khususnya dari Tawau, setiap hari sudah kami lakukan. Namun menjelang Lebaran, intensitas meningkat sehingga kami menambah personel di lapangan,” ujarnya saat mendampingi rilis pengungkapan kasus sabu di Tarakan, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, penguatan pengawasan dilakukan di berbagai titik strategis, mulai dari sebelum kapal sandar hingga jalur pemeriksaan imigrasi dan barang bawaan penumpang.
“Beberapa titik sudah kami tempatkan petugas, baik di area sandar kapal maupun jalur menuju pemeriksaan. Kami juga melakukan pengawasan berdasarkan perilaku dan gerak-gerik penumpang yang mencurigakan,” jelasnya.
Situmorang menambahkan, pengungkapan kasus sabu seberat 785,71 gram yang baru-baru ini terjadi merupakan hasil kejelian petugas di lapangan. Koper tanpa pemilik yang ditemukan langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan mendalam.
“Awalnya kami menemukan koper yang tidak ada pemiliknya. Dari situ kami lakukan pemeriksaan menggunakan X-ray dan pemeriksaan fisik,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara Bea Cukai dan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika.
“Ini hasil kerja sama yang baik. Ke depan sinergi ini akan terus kami tingkatkan,” tegasnya.
Selain itu, pihak Bea Cukai juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dengan melaporkan hal-hal yang mencurigakan.
“Kami berharap masyarakat Kalimantan Utara dapat segera melapor jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Peliput: Raden






