Selasa, Maret 3, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaKaltaraBPJS Ketenagakerjaan Gandeng Media di Tarakan, Dorong Literasi Jaminan Sosial Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Media di Tarakan, Dorong Literasi Jaminan Sosial Pekerja

DetailNews.id, Tarakan – BPJS Ketenagakerjaan menggelar Media Gathering bertema “Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Media dalam Memperkuat Literasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Wilayah Kalimantan Utara” di Kota Tarakan, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat komunikasi publik sekaligus mempererat sinergi dengan media sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan, Masbuki, mengatakan forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara lembaga dan insan pers.

“Kami memerlukan forum yang langsung, terbuka, dan kolaboratif dengan media massa. Media Gathering ini strategi kami untuk menyampaikan kebijakan dan capaian terkini agar informasi yang sampai ke masyarakat akurat dan berimbang,” ujar Masbuki.

Ia menjelaskan, ada empat tujuan utama kegiatan tersebut. Pertama, meningkatkan pemahaman media mengenai program dan kebijakan BPJS Ketenagakerjaan. Kedua, memperkuat sinergi komunikasi antara kantor pusat, wilayah, dan media lokal. Ketiga, membangun kolaborasi strategis demi kualitas publikasi jaminan sosial. Keempat, menyediakan ruang diskusi dua arah terkait tantangan dalam pemberitaan.

Masbuki berharap kegiatan ini mampu membangun hubungan kemitraan yang harmonis dan berkelanjutan.

“Kami ingin ada pemahaman bersama sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat dan berimbang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Digitalisasi, Human Capital, dan Aset BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Ken Maharani, mengapresiasi kehadiran 24 wartawan dari berbagai platform, mulai media cetak, elektronik hingga digital.

Menurut Ken, media memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran pekerja, terutama di era digital yang serba cepat.

“Media adalah rujukan utama masyarakat untuk informasi kredibel. Pesan harus sampai dalam hitungan detik. Kami berharap rekan media membantu menjangkau pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU), jasa konstruksi (Jakon), hingga Pekerja Migran Indonesia (PMI),” ujarnya.

Ken menambahkan, edukasi kepada pekerja sektor informal menjadi fokus utama, mengingat jumlahnya cukup besar di Kalimantan Utara. Sepanjang 2025, tercatat 177 pemberitaan positif terkait BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan.

“Kami berharap 2026 lebih meningkat. Semakin banyak narasi positif dan humanis, semakin tinggi pula kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta,” katanya.

Kegiatan yang dikemas dalam diskusi interaktif dan sesi nonton bareng ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog transparan bersama media.

“Kami mohon rekan-rekan berkoordinasi dengan Kantor Cabang sebelum menayangkan berita agar informasi yang disampaikan terverifikasi dan proporsional. Harapan kami, ini menjadi kemitraan jangka panjang demi kesejahteraan pekerja di Kaltara,” tutup Ken.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments